Surabaya (beritajatim.com) – Para pecinta sepak bola tentu tak asing lagi dengan legenda Brazil, Edson Arantes do Nascimento atau Pele. Pasalnya, kiprahnya di dunia sepak bola sudah tidak diragukan lagi. Namun kini, pria kelahiran 23 Oktober 1940 tersebut telah dinyatakan meninggal pada Kamis (29/12/2022), waktu setempat.
Sejak November 2022, Pele memang sudah menjalani perawatan di rumah sakit Albert Einstein, Sao Paulo, akibat menderita sejumlah penyakit.
Sebelumnya, dokter mendiagnosisnya terkena kanker usus besar dan sempat parah. Meski penyakit tersebut sudah menunjukkan perkembangan yang positif, tetapi nyatanya dokter masih harus melakukan perawatan intensif untuk mengatasi gagal ginjal dan jantung yang juga dideritanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bola”]
Hingga pada akhirnya, pihak rumah sakit telah mengkonfirmasi atas meninggalnya sang legenda sepak bola tersebut. Mendengar kabar itu, warganet pun ramai mengucapkan rasa bela sungkawanya di media sosial. Bahkan di Twitter, nama Pele menjadi trending topik.
“Seorang pesepakbola dengan talenta yang luar biasa, namamu akan selalu diingat & dikenang di dunia sepakbola. Selamat jalan, Legend! Rest in Peace, Pele 🥀,” tulis @jordannugraha, sembari menyertakan foto mendiang.
Diketahui, Pele merupakan sosok pemain sepak bola yang berbakat di dunia. Hal ini ia buktikan dengan prestasinya yang telah membawa tim sepak bola Brazil menjuarai Piala Dunia pada tahun 1958, 1962, dan 1970. Bahkan, pada tahun 1957 dirinya sempat menjadi pemain timnas termuda yang pernah main di Brazil. Karena saat pertama kali main di Piala Dunia, usia Pele terhitung masih 17 tahun.
Beragam penghargaan pun telah banyak ia dapatkan. Mulai dari pemain muda terbaik di Piala Dunia, pemain terbaik, pencetak gol terbanyak sepanjang masa, silver boot Piala Dunia, silver ball Piala Dunia FIFA, golden ball Piala Dunia, hingga rekor dunia hat trick terbanyak.
Bahkan pada tahun 1987, wajah Pele tampak terpampang pada perangko Korea Utara. Selain itu, tahun 1999 ia juga dinobatkan sebagai salah satu dari 100 orang yang paling penting pada abad ke-20. Tak ayal dari banyaknya prestasi tersebut, ia dinobatkan sebagai legenda dari Brazil. (fyi/nap)






