Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan beras sebanyak 3 ton kepada masyarakat nelayan kurang mampu, di Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan, Kamis (29/12/2022).
Turut hadir dalam penyerahan beras ini di antaranya sejumlah Kepala OPD terkait, Lurah Blimbing Sukirman dan H. Sukri selaku ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Lamongan bersama kepengurusannya.
Dengan disalurkannya 3 ton beras itu, Bupati yang akrab disapa Pak YES ini berharap, nantinya dapat memberikan kemanfaatan kepada masyarakat nelayan yang saat ini sedang terdampak cuaca buruk. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat nelayan. Apalagi saat ini banyak nelayan yang tidak bisa melaut karena terdampak cuaca buruk,” kata Pak YES, Kamis (29/12/2022).
Selain menyalurkan 3 ton beras, pada kesempatan ini Bupati Yuhronur juga menyalurkan klaim asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan yang meninggal akibat sakit dengan jumlah santunan senilai Rp 42 juta.
“Saya ke sini sekaligus menyalurkan santunan kepada nelayan yang meninggal. Tahun ini Pemkab Lamongan melalui Dinas Perikanan telah menyalurkan perlindungan asuransi untuk 8.000 nelayan di pantura ini. Sementara untuk sisanya akan disalurkan tahun depan hingga seluruh nelayan di Lamongan terlindungi asuransi,” terangnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”cuaca-ekstrem”]
Orang nomor satu di Lamongan ini menambahkan, nelayan merupakan pekerjaan yang memiliki resiko tinggi. Menurutnya, sudah semestinya para nelayan Lamongan ini memiliki jaminan keselamatan kerja yang memberikan kemanfaatan sosial.
Oleh sebab itu, Bupati Yuhronur menegaskan, dengan memiliki asuransi ketenagakerjaan tersebut, nelayan akan merasa aman dan nyaman saat bekerja. Lebih lanjut, di sela-sela menyalurkan bantuan beras itu, Pak YES juga memanfaatkan momen ini untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Dengan begitu, pihaknya mengaku bisa mengetahui denyut dan nafas Lamongan yang ada di desa-desa.
“Desa di Lamongan ada 462 desa dan 12 kelurahan, sangat banyak, kalau bisa saya datangi semua. Saya keliling ini sebagai upaya untuk menyerap aspirasi sekaligus untuk mengetahui denyut, nafas Lamongan yang ada di desa-desa,” ujarnya.
“Selama menjabat sebagai kepala daerah, saya bersama Wabup Rouf secara perlahan telah menjalankan berbagai program pembangunan daerah, menjelang tahun baru, saya meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Lamongan agar semakin diberi kesehatan dan kekuatan untuk mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan,” pungkasnya. [riq/suf]







