Tuban (beritajatim.com) – Aksi pencurian dengan modus melakukan penukaran uang asing yang dilakukan oleh komplotan pria mengaku sebagai Warga Negara Asing (WNA) marak di Tuban. Sejumlah warga Tuban sudah jadi korban.
Pelaku yang tidak bisa berbahasa Indonesia itu mengincar korbannya yang merupakan tempat-tempat agen setor tunai, konter yang berjualan voucher pengisian pulsa maupun toko. Aksi kawanan WNA yang melakukan pencurian dengan modus menukarkan uang itu berhasil terekam CCTV yang terpasang di lokasi agen Bri Link.
Kasus pencurian uang yang dilakukan oleh komplotan WNA itu terungkap setelah salah satu korban, Naili Sa’adah (31) curiga dengan keberadaan pelaku yang telah melakukan penukaran uang di tempatnya. Saat itu, pelaku ikut masuk dan membuka tas penyimpanan uang milik korban saat menukarkan uang.
“Orangnya itu ngomongnya pakai Bahasa Inggris. Dia bilang mau menukarkan uang pecahan Rp50 ribuan mau ditukar dengan pecahan Rp100 ribu,” terang Naili Sa’adah (31), pemilik usaha laundry dan agen BRILink di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Pada saat menukarkan uang, satu pelaku langsung masuk ke dalam lokasi laundry. Dia ikut mencari uang saat pegawai laundry itu membuka tas penyimpanan. Sedangkan satu teman pelaku berkeliling di sekitar lokasi dengan mengajak ngobrol pegawai lainnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Tuban”]
“Orangnya itu langsung ikut masuk ke dalam dan membuka tas. Alasannya ikut mencari uang yang dia mau, katanya mencari uang yang seri lama,” sambung Naili.
Setelah pelaku ikut membuka tas dan mencari uang itu, korban masih belum sadar jika telah menjadi korban pencurian. Pemilik laundry dan agen BRiLink tersebut baru sadar saat menghitung hasil pendapatan transaksi hari itu yang ternyata setelah dihitung uangnya telah hilang sebesar Rp700 ribu dan korban akhirnya melakukan pengecekan CCTV.
“Kita awalnya belum tau kalau ada uang yang hilang, tapi setelah dicek ada uang yang kurang tujuh ratus ribu. Kemudian dilihat dari CCTV pelaku itu terlihat pelaku menyelipkan uang ke sakunya,” ungkap wanita tersebut.
Sementara itu, setelah peristiwa itu korban langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian Polsek Jenu, Polres Tuban. Ia berharap supaya tidak lagi ada korban pencurian dengan modus menukar uang yang dilakukan oleh komplotan pria yang diduga WNA tersebut. [mut/beq]






