Ponorogo (beritajatim.com) – Dari dua ribuan produk yang sudah ditayangkan di etalase Elektronik Katalog (E-katalog) Lokal Ponorogo, paling banyak diisi oleh produk alat tulis kantor (ATK). Selain produk ATK, E-katalog Lokal Ponorogo juga dipenuhi oleh etalase mesin dan perkakas serta sarana prasarana (sarpras) perkantoran.
Sementara pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih jarang yang memasang produk makan dan minuman (mamin) di etalase E-katalog yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) itu.
“Produk UMKM yang sudah ditayangkan di etalase E-katalog lokal Ponorogo adalah produk ATK, mesin dan perkakas serta sarpras perkantoran,” kata Kepala bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ponorogo, Budi Darmawan, Selasa (27/12/2022).
Sedikitnya sudah ada 110 pelaku UMKM yang sudah menawarkan produknya di E-katalog lokal Ponorogo. Dari jumlah itu, masih sedikit pelaku UMKM yang memajang produk mamin di etalase E-katalog lokal Ponorogo. Sementara hingga bulan ini, hanya tiga pelaku UMKM yang menawarkan produk maminnya. Budi berharap, pelaku usaha mamin segera mengupayakan produknya bisa segera ditawarkan di E-katalog. Supaya pilihan untuk mamin semakin beragam dan banyak. “Untuk produk mamin masih minim. Semoga pelaku UMKM mamin di Ponorogo segera menawarkan produknya di E-katalog lokal Ponorogo ini,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”UMKM”]
Untuk diketahui sebelumnya, sedikitnya sudah ada 2.479 produk yang sudah ditayangkan oleh etalase Elektronik Katalog (E-katalog) Lokal Ponorogo. Dimana produk-produk yang sudah ada itu, dari 155 pelaku usaha. Baik pelaku usaha lokal dari Ponorogo, maupun dari luar daerah. Ribuan produk yang sudah ada di etalase E-katalog lokal Ponorogo ini, mayoritas merupakan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Penyedia ada yang dari lokal Ponorogo dan luar daerah. Sampai minggu kedua bulan ini, sudah ada 155 pelaku usaha yang sudah menawarkan produknya di e-katalog lokal Ponorogo,” ungkap Budi.
Dengan adanya e-katalog lokal ini, diharapkan para pelaku UMKM baik yang ada di bumi reog maupun dari luar bisa memasarkan produk-produknya. Hal tersebut sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), adanya e-katalog ini bisa meningkatkan perekonomian pelaku usaha lokal. Selain itu, juga bisa untuk memudahkan instansi di pemerintahan untuk berbelanja kebutuhannya. “Ini juga memudahkan untuk Instansi-instansi pemerintahan, jika sebelumnya manual, kini bisa online dan tinggal klil-klik saja,” katanya.
Bahkan untuk mendongkrak jual beli di e-katalog lokal Ponorogo ini, kata Budi rencananya jika tidak ada perubahan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo diwajibkan berbelanja barang maupun jasa lewat e-katalog. Budi menyebut pihaknya saat ini melakukan penjaringan kepada pelaku usaha sebanyak-banyaknya. “Saat ini berusaha menambah jumlah produk sebanyak-banyaknya. Ya supaya banyak pilihan bagi dinas-dinas yang belanja lewat e-katalog lokal,” katanya. (end/kun)






