Madiun (beritajatim.com) – PT KAI Daop 7 Madiun gandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nganjuk untuk menggelar sidak pemeriksaan narkoba. Kegiatan itu dilaksanakan untuk memastikan keselamatan perjalanan, Senin (26/12/2022).
Satu persatu staf terlebih dahulu mengisi identitas pribadi. Setelah itu mereka mengikuti tes urine yang kemudian diserahkan kepada petugas untuk dilakukan pengambilan sampel
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto mengatakan sudah ada 10 petugas masinis dan asisten masinis. Nantinya akan dilanjutkan di stasiun dan menyasar petugas operasional lainnya. Seperti Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).
Menurutnya 10 peserta tersebut hendak memulai perjalanan dari Stasiun Madiun. Selain itu, pihaknya juga menunggu beberapa masinis yang bakal turun setelah perjalanan dari Blitar, agar diikutkan dalam tes serupa.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tes-urine”]
“Kegiatan ini dilaksanakan 6 bulan dan dilakukan secara acak. Terutama dalam momen momen tertentu lebih kami intensifkan. Hari ini kami target sekitar 40 orang yang wajib tes. Karena, masinis, asisten masinis serta petugas lainnya sangat vital mengoperasionalkan dan membawa rangkaian penumpang,” jelas Supriyanto, Senin (26/12/2022)
Utamanya, di masa angkutan natal 2022 dan tahun baru 2023, frekuensi perjalanan kereta api yang tinggi serta membawa banyak pelanggan KAI. “Untuk sementara hasilnya negatif semua. Apabila ditemukan positif akan kami tindak lanjuti dengan pendalaman,” pungkasnya. [fiq/suf]






