Malang (beritajatim.com) – Polisi terus memburu keberadaan Sukarni, pelaku pembunuhan terhadap wanita muda yang ditengarai kekasih gelapnya di Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.
Kasatreskrim Polres Malang Iptu Wahyu Rizki Saputro menuturkan, beragam upaya telah dilakukan. Beberapa personel gabungan kepolisian sudah diterjunkan. Terakhir, anjing pelacak Unit K-9 juga turut dilibatkan dalam upaya pengejaran terhadap pelaku pembunuhan itu.
“Personel yang di turunkan dua unit opsnal dari Polres Malang, satu unit Tim Siber, di bantu unit Polsek (Ampelgading). Kemarin kita juga turunkan satuan unit K-9,” kata Wahyu Riski, Senin (26/12/2022).
Menurut Riski, beberapa titik di sekitar lokasi kejadian tak luput dari penyisiran petugas kepolisian. Namun, salah satu fokus pencarian masih dilakukan di sekitar kawasan hutan yang ada di belakang rumah korban. “Sementara ini masih belum ditemukan, masih di cari. Proses pencarian masih kita fokuskan di sekitar hutan tak jauh dari rumah korban,” tuturnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pembunuhan-malang”]
Dari hasil penyisiran yang melibatkan Unit K-9, polisi menduga pelaku masih bertahan di hutan. “Sampai dengan saat ini, kami masih belum bisa memastikan keberadaan pelaku. Tapi yang jelas, dari hasil penyisiran maupun dari hasil lidik yang kami lakukan, bahwa pelaku diperkirakan masih berada di atas bukit yang ada di dalam hutan,” terangnya.
Wahyu menjelaskan, jarak kediaman korban dengan pelaku hanya berkisar sekitar 50 meter. Sementara itu, di belakang rumah korban merupakan pekarangan yang menuju kawasan perbukitan mengarah ke hutan. “Kami juga sudah melakukan penyisiran ke situ,” imbuh Wahyu.
Pihaknya menambahkan, selain fokus melakukan pengejaran ke kawasan perbukitan dan hutan. Anggota kepolisian juga melakukan penyisiran hingga ke kawasan pantai. “Kami juga melakukan penyisiran ke beberapa tempat lainnya, itu sampai ke pesisir pantai, karena memang di ujung desa itu merupakan pantai,” pungkasnya. [yog/suf]






