Probolinggo (beritajatim.com) – Pelaku perampokan di Desa Rawan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dilumpuhkan Polisi dengan timah panas. Penembakan terpaksa dilakukan karena pelaku berusaha melawan saat diamankan.
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, kejadian perampokan di rumah korban A (36) warga Desa Rawan, Kecamatan Krejengan, sekira pukul 03.00 WIB dini hari, tepatnya Kamis (24/11/2022) dini hari.
Kemudian, pihaknya berhasil mengamankan pelaku perampokan berinisial LL (24) yang merupakan warga Desa Watu Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, berhasil diamankan sekira pukul 21.00 WIB, Kamis (24/11/2022).
“Saat tim kami sampai di rumah pelaku, dilakukan introgasi awal. Saat itu pelaku sempat memberi perlawanan dan berusaha melarikan diri yang kemudian tim kami melakukan tembakan terukur ke kaki pelaku,” jelas Kapolres Probolinggo pada awak media, Selasa (20/12/2022).
Arsya menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih mengincar tiga pelaku lainnya yang merupakan komplotan dari pelaku yang berhasil diamankan.
“Setelah dilakukan introgasi lebih lanjut, pelaku mengakui perbuatannya ini dan ada tiga temannya yang saat ini masih kami buron dan kami upayakan untuk mengungkap pelaku-pelaku lainnya,” paparnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”probolinggo”]
Lebih lanjut Arsya menceritakan, peran pelaku yang berhasil diamankannya itu menodongkan sebilah celurit kepada korban.
“Ini yang menodongkan celurit ke korban, sedangkan tiga lainnya yang mencari barang berharga milik korban yang berada di dalam rumahnya,” jelasnya.
Beberapa barang korban berhasil dibawa kabur oleh para pelaku dan kerugiannya ditaksir mencapai Rp. 7 juta. “Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku merampas dua HP milik korban, kemudian jam tangan, dan perhiasan,” paparnya. [tr/but]






