Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah prestasi membanggakan kembali diraih oleh industri perfilman Tanah Air. Kali ini datang dari sebuah film garapan Timo Tjahjanto, ‘The Big 4’. Film yang tayang sejak 15 Desember lalu ini berhasil menduduki peringkat teratas sebagai film yang paling banyak ditonton di Netflix secara global atau seluruh dunia.
Berdasarkan laporan website Fix Patrol, ‘The Big 4’ meraih nilai sebanyak 552 di 75 negara dengan penonton sebanyak 2.272 per 20 Desember 2022. Film dengan genre laga berbalut komedi ini mengalahkan ‘Guillermo del Toro’s Pinocchio’ yang sebelumnya sempat berada di posisi teratas, serta mengungguli film populer lainnya seperti I Believe in Santa, The Volcano: Rescue from Whakaari, dan Troll.
Tidak hanya itu, sinema yang dibintangi oleh Putri Marino, Kristo Immanuel, Arie Kriting, Abimana Aryasatya, dan Lutesha ini juga menduduki top 10 dalam rekomendasi di Netflix. Hal ini membuat sang sutradara dan juga seluruh pemain tak percaya dan bangga bukan main.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
“Ini tidak mungkin nyata,” cuit Timo Tjahtano di akun Twitternya. Ia tak menyangka hasil karyanya dapat menduduki posisi pertama.
Beberapa pemain lainnya juga turut mengungkapkan rasa bahagianya melalui akun media sosialnya masing – masing.
“Menjadi film No. 1 yang diputar di seluruh dunia melalui platform Netflix. Mimpi apa diriku ini bisa bermain di film seperti ini. Semoga teman-teman yang sudah nonton bisa menemukan kesenangan dari menonton film ini,” tulis Arie Kriting sebagai keterangan dalam unggahannya di Instagram @arie_kriting.
“THE BIG 4 NOMOR SATU DI SELURUH DUNIA (Top 10 film di Netflix),” cuit Kristo Immanuel di akun Twitter pribadinya.
‘The Big 4’ sendiri menceritakan tentang seorang polisi bernama Dina yang memecahkan kasus pembunuhan Ayahnya. Dia bermaksud mencari siapa pembunuhnya dan pergi ke sebuah pulau untuk menemukan petunjuk yang ada di dalam foto sayang Ayah.
Ia lantas bertemu dengan empat sekawan yang merupakan pensiunan pembunuh bayaran. Dijuluki sebagai Big 4, mereka justru akhirnya saling terlibat untuk mencari penjahat tersebut. Terlebih, ternyata ada pihak lain yang sedang memburu Dina dan Big 4. Pihak tersebut pun mengejar dan berusaha membunuh mereka berlima. (mnd/nap)






