Surabaya (beritajatim.com) – Tengah viral di media sosial, sebuah video bocah perempuan yang meledek Cristiano Ronaldo atas kekalahan Portugal melawan Maroko di perempat final Piala Dunia 2022. Laga yang diselenggarakan pada Sabtu, 10 Desember itu menghasilkan skor 1 – 0 dengan Maroko sebagai pemenangnya.
Sempat tertangkap kamera pula ketika Ronaldo kembali ke ruang ganti dengan menangis tersedu – sedu, menandakan kekecewaan yang mendalam mengingat kabarnya Piala Dunia tahun ini akan menjadi pertandingan terakhirnya sebelum ia pensiun.
Video yang ramai diperbincangkan tersebut dibuat oleh para penggemar Maroko, dengan keterangan “Where is Ronaldo?” atau yang artinya “Di mana Ronaldo?”.
Terlihat beberapa lelaki dewasa dengan seorang anak perempuan yang bersorai gembira dengan kemenangan negaranya tersebut. Akan tetapi kegembiraan tersebut berubah menjadi ledekan untuk Portugal dan pemain andalannya, Ronaldo.
“Portugal, bandara berada di sebelah sana. Di mana Ronaldo? Ia menangis di mobilnya,” kata gadis tersebut yang disambut dengan gelak tawa yang lainnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bola”]
“Ronaldo yang malang,” lanjutnya sembari menunjukkan ekspresi sedih yang seolah dibuat – buat.
Penggemar Ronaldo yang masih sedih atas kekalahan sang idola sontak menjadi marah besar. Merasa tidak terima, ratusan juta penggemar Ronaldo yang berada di seluruh penjuru dunia pun secara beramai – ramai menghujat gadis cilik tersebut melalui media sosial. Tidak berhenti sampai disitu, bahkan dikabarkan teman – teman satu sekolahnya juga ikut merundungnya.
Tindakan yang dianggap melebihi batas itupun membuat sang ibu dari anak tersebut akhirnya mengeluarkan video klarifikasi.
“Saya adalah ibu dari anak perempuan yang menjadi terkenal karena video Cristiano Ronaldo. Saya ingin mengatakan bahwa ia kini berada dalam keadaan psikologi yang sulit, ia menolak untuk makan dan bicara karena komentar – komentar yang ia terima,” ujar sang ibu dalam video yang juga menjadi ramai di media sosial.
Sang ibu juga mengatakan bahwa anaknya tidak memiliki niatan untuk menghina Cristiano Ronaldo, ia hanya mengikuti apa yang orang – orang di sekitarnya katakan. Terlebih, ia hanya berumur 9 tahun dan tidak mengerti apapun tentang dunia sepak bola.
“Saya ingin meminta maaf kepada para penggemar Cristiano Ronaldo, dan saya minta kalian untuk berhenti (melakukan bully dan komentar jahat). Tolong anggap dia seperti adik perempuan kalian sendiri, dan maafkan dia karena dia tidak bersungguh – sungguh atas apa yang ia katakan,” lanjutnya dan ditutup dengan permintaan maaf yang berulang kali.
Video tersebut juga semakin ramai setelah Maroko dibabat habis oleh Prancis pada Kamis, 15 Desember 2022, dengan skor 2 – 0. Momen tersebut dianggap sebagai karma bagi Maroko, dan ajang balas dendam Kylian Mbappe yang merupakan salah satu penggemar dari Ronaldo sekaligus pemain tim nasional Prancis.
Sejauh ini, Cristiano Ronaldo sendiri masih belum angkat bicara perihal video yang sedang viral. (mnd/nap)






