Surabaya (beritajatim.com) – Trend wedding setiap tahunnya muncul untuk memenuhi selera dan impian calon pengantin di hari pernikahannya.
Hastana Indonesia sebagai wadah resmi penata acara pernikahan menjadi bagian penting dari hadirnya trend wedding.
Melalui kegiatan Hastana Indonesia Congress (HIC) 2022 yang berlangsung di hotel RA Suite Simatupang, Jakarta selatan, dihadirkan Wedding Art Class by Artopologi yang memberikan pandangan baru dengan menggabungkan tatanan keindahan suatu pernikahan dengan instalasi seni art yang biasa terlihat di Museum.
Pengetahuan baru mengenai art wedding dapat memberikan inspirasi baru di dunia pernikahan
sebagai bagian dari dekorasi. “Peran art wedding bukan menggantikan keindahan dekorasi
pernikahan yang sudah sering kita lihat, melainkan untuk memberikan suasana baru yang jauh
lebih memiliki nilai artistik dan otentik,” ujar Intan wibisono selaku CEO Artopologi, penggagas
Art Wedding.
Selain Art wedding, pengertian, pemahaman serta gambaran akan trend wedding juga di
sampaikan oleh Fajar, Owner Rumah Kampung Elite Decorations. Beliau memberikan contoh,
filosofi yang sangat bisa dijadikan trend wedding di 2023. “Tema warna pastel akan memudar
seiring naiknya tema warna bold dengan penataan ruang yang berbeda suasana dan berbeda
tema” ujar Fajar.
Trend wedding yang didiskusikan pada kegiatan HIC ini menyerap pendapat, pengalaman dan
cerita dari 125 wedding organizer anggota Hastana se Indonesia.
Bukan hanya tentang seni dan dekorasi, pembahasan berlanjut dengan tema warna, konsep acara, hingga detail pernikahan lainnya.
Diharapkan Hastana Indonesia Congress 2022 dapat memberikan visi lebih jauh ke depan
bagi pelaku usaha industri pernikahan Indonesia, yang digawangi oleh para penata acara
pernikahan/ wedding organizer.” ungkap Gandi Priapratama selaku Ketua Umum Hastana
Indonesia.
Tidak hanya pembahasan tentang Trend Wedding, Kegiatan Hastana Indonesia Congress 2022
juga menghadirkan Direktur Standarisasi Kompetensi yang memaparkan tentang kemampuan
sosok wedding organizer yang membutuhkan kompetensi keahlian yang teruji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wedding”]
Hal ini diawali oleh pengurus Hastana Indonesia dengan mengadakan sertifikasi Hastana Indonesia untuk materi Basic, Intermediate dan Advanced sebagai landasan awal untuk mempersiapkan proses menuju sertifikasi negara yang dikeluarkan oleh BNSP.
Setelah kegiatan HIC ini, anggota Hastana Indonesia akan menunjukan peningkatan Level
standarisasi layanan untuk dalam menangani acara pernikahan clientnya. Masyarakat Indonesia
dapat merasakan perbedaan yang jelas dari kemampuan anggota Hastana Indonesia yang tersertifikasi sehingga client akan memberikan kepercayaan tinggi dalam pelaksanaan
pernikahan impiannya. (ted)






