Surabaya (beritajatim.com) – Saat musim penghujan, ada berbagai hewan yang berasal dari semak belukar, rawa, sawah ataupun sungai yang muncul ke pemukiman warga. Salah satu contoh hewan yang dapat dijumpai ketika musim hujan yaitu ular.
Hewan melata ini patut diwaspadai karena ada beberapa jenis ular yang berbisa. Oleh karena itu, orang yang bertemu dengan ular perlu waspada agar tidak tergigit hewan tersebut.
Selain berusaha menghindar dari ular, umat Muslim dianjurkan untuk berdoa meminta perlindungan kepada Allah dari gangguan hewan melata, ular dan makhluk berbahaya lainnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Dikutip dari laman NU Online, berikut doa yang bisa dibaca untuk berlindung dari bahaya ular :
يَا أَرْضُ رَبِّيْ وَرَبُّكِ اللهُ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيْكِ وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ أَسَدٍ وَأَسْوَدٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ وَمِنْ شَرِّ وَالِدٍ وَمَا وَلَدٍ وَمِنْ شَرِّ سَاكِنِ الْبَلَدِ
Yâ ardhu, rabbî wa rabbukillâh. A‘ûdzu billâhi min syarriki, wa syarrimâ fîki, wa syarrimâ yadibbu ‘alaiki. A‘ûdzu billâhi min asadin wa aswadin wa hayyatin wa ‘aqrabin wa min syarri wâlidin wa mâ walad wa min syarri sâkinil balad.
Artinya : “Hai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan barang yang ada padamu, kejahatan barang yang berjalan di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari macan, ular hitam, segala ular, kalajengking, dari kejahatan segala yang beranak dan yang diberanakkan, dan dari kejahatan yang berdiam di tempat ini,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, [Jakarta, Cetakan Al-‘Aidrus]).
Itulah doa mengusir ular yang dapat diamalkan. Dengan membaca doa tersebut, semoga Allah melindungi dari bahaya ular dan segala gangguan makhluk-Nya yang lain. Wallahu a’lam. (nap)






