Surabaya (beritajatim.com) – Kasus penganiayaan sedang marak dibicarakan hingga menjadi sorotan publik. Dalam Islam, ada beberapa doa yang bisa dibaca agar terhindar dari orang yang zalim.
Dikutip dari laman NU Online, Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu KH Sujadi memberikan sebuah ijazah doa yang diambil dari Al-Qur’an.
Doa tersebut diambil dari Al-Qur’an Surat Al-Qashas ayat 21 yang merupakan doa Nabi Musa ‘Alaihissalam ketika berhadapan dengan Firaun. Berikut lafalnya:
رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Rabbi najjini minal qaumidhalimin.
Artinya: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim.”
[berita-terkait number=”1″ tag=”doa”]
Menurut Sujadi, doa ini bisa diamalkan ketika dalam kondisi merasa terzalimi maupun untuk mengantisipasinya. Selain itu, doa ini juga bisa dibaca setiap saat setelah shalat.
Dia juga menjelaskan, doa ini juga bisa dibaca dengan doa lain yang bertujuan untuk menghindari kezaliman. Doa ini termaktub dalam Surat al-Anbiyaa ayat 87.
Ayat ini merupakan doa Nabi Yunus saat berada di perut ikan paus yang tak henti-hentinya dipanjatkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Berikut bacaannya:
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhaalimiin’.
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”
[berita-terkait number=”1″ tag=”doa”]
Imam Al-Husain bin Mas’ud Al-Baghawi di dalam kitab tafsirnya Ma’alimut Tanzil menuturkan bahwa mereka yang menerima perlakuan yang tidak semestinya tak perlu risau. Sebab, pada hari kiamat kelak Allah akan memberikan pahala berlipat baginya dan membalas pelakunya dengan balasan setimpal. Sementara itu, setiap orang yang berlaku zalim perlu segera meminta maaf kepada yang dizaliminya.
Itulah doa pendek agar terhindar dari orang yang zalim. (nap)






