Lamongan (beritajatim.com) – Sebuah truk terguling di jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di jalan raya yang ada di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket. Kecelakaan diduga karena sopir mengantuk.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, kejadian ini bermula saat truk colt diesel dengan nopol AD 1424 YD yang dikemudikan oleh Yohanes Rahmadi (25) warga Desa Karakan, Kecamatan Weru, Sukoharjo Jateng melaju dari arah barat ke timur atau dari Babat menuju ke arah Gresik.
Setibanya di lokasi kejadian, sopir truk pengangkut suku cadang kendaraan berupa velg dan tangki truk itu diduga mengantuk hingga akhirnya menabrak median jalan setempat.
“Truk itu melaju dari arah barat ke timur, sopir diduga mengantuk dan menabrak median tengah jalan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo, Senin (28/11/2022).

Anang menambahkan, truk yang menabrak median tengah jalan itu kemudian mengalami pecah ban depan sebelah kanan. Truk lalu oleng ke kanan dan hilang kendali, sehingga kembali menabrak median jalan dan rambu rambu lalulintas di jalan.
“Truk mengalami pecah ban, menabrak median jalan dan rambu, akhirnya truk oleng terbalik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-lamongan”]
Meski tak ada korban jiwa, namun truk mengalami kerusakan pada bumper depan sebelah kanan, ban depan kanan dan belakang sebelah kanan pecah. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Tak cukup itu, kejadian ini juga sempat membuat arus lalulintas tersendat selama beberapa saat sebelum akhirnya truk berhasil dievakuasi. Proses evakuasi truk juga melibatkan mobil derek yang didatangkan petugas Satlantas Polres Lamongan.
“Saat ini, arus lalulintas sudah kembali normal. Truk sudah dievakuasi,” tuturnya. [riq/but]






