Pasuruan (beritajatim.com) – Pasar murah tahap dua telah digelar oleh Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan. Program pasar murah ini dilakukan selama 3 hari di 34 Kelurahan di Kota Pasuruan.
Kegiatan ini dilakukan guna menstabilkan daya beli masyarakat ditengah naiknya harga kebutuhan pokok. Guna mendukung program ini Disperindag Kota Pasuruan menyiapkan ribuan paket sembako yang disubsidi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkot-pasuruan”]
“Paketnya ada bahan-bahan pokok, beras 3 kilo, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, dan 5 mie bungkus. Harga aslinya Rp 60 ribu, tapi kami jual cuma Rp 25 ribu,” kata Kadisperindag Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah.
Dalam program ini Disperindag menggelontorkan dana senilai Rp 426 juta. Dana ini nantinya akan dikelola kembali dengan mekanisme revolving.
Revolving ini nantinya akan dikelola kembali dan dibelikan bahan-bahan pokok untuk masyarakat. Dalam pasar murah ini Disperindag menyasar 6.000 warga kurang mampu.
“Kriteria warga miskin yang dapat sembako murah penghasilannya dibawah Rp 600 ribu. Karna ini sudah susuai regulasi pasar murah untuk masyarakat kurang mampu dan meningkatkan akses stabilitas pembelian,” jelasnya. (ada/kun)






