Gresik (beritajatim.com)– Sempat mangkrak, gedung Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, akhirnya akan dilanjutkan lagi pembangunannya. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 40 miliar itu makrak sejak tahun 2022 ini.
Mulai tahun 2023 nanti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan menganggarkan kembali pembangunan islamic center.
Saat ini, bangunan di atas lahan 1,2 hektar itu terlihat sia-sia. Selain menelan anggaran puluhan miliar namun pembangunan belum selesai. Ada tiga tower menjulang tinggi. Dua tower masih berupa rangka, dan satu tower sudah ada dindingnya tapi belum selesai.
Parahnya lagi akses jalan pun belum dibangun. Untuk menuju ke islamic center itu harus melewati jalan tanah.
Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) 2023. Rencananya
melanjutkan pembangunan islamic center itu.
“Nanti disiapkan anggaran Rp 9 miliar,” ujar Kepala Dinas DCKPKP Gresik Ida Lailatus Sadiyah, Rabu (16/11/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Seperti diberitakan, pembangunan Islamic Center itu dimulai sejak 2019 lalu. Selama tiga tahun belakangan, pemkab telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 40 miliar. Namun, bangunan itu belum bisa difungsikan sampai sekarang.
“Setelah dianggarkan itu, akan diselesaikan satu tower dulu. Tujuannya agar bangunan tidak mangkrak dan bisa dimanfaatkan untuk umum,” pungkasnya. (dny/ted)






