Surabaya (beritajatim.com) – Penting bagi setiap orang untuk berhati-hati dengan barang-barang pribadi mereka. Tetapi sesekali, kelalaian terjadi dan barang-barang menjadi salah tempat.
Jika sampai terjadi kehilangan, ujungnya hanya bisa berharap yang menemukannya bisa terketuk hati nuraninya dan melakukan hal. Minimal mengembalikan barang berharga tersebut.
Dalam video yang sekarang sudah dihapus yang sebelumnya ditampilkan di halaman Facebook JDTFC, seorang wanita tertangkap menggunakan kartu debit yang bukan miliknya di sebuah restoran di Stadion Sultan Ibrahim, Johor.
Ini terjadi setelah pria yang berada di depannya di konter restoran, secara tidak sengaja meninggalkan kartu debitnya pada menu di konter setelah membayar pesanannya.
Ini terjadi setelah pria yang berada di depannya di konter restoran, secara tidak sengaja meninggalkan kartu debitnya pada menu di konter setelah membayar pesanannya.
Wanita di belakangnya kemudian dengan santai mengambil kartu saat memesan dan membayar dengan kartunya saat pemilik berjalan keluar dari restoran.
Belakangan terungkap bahwa wanita tersebut juga menggunakan kartu tersebut untuk membeli kebutuhan sehari-hari bagi keluarganya di sebuah toko serba ada, tetapi dia akhirnya mengembalikan kartu tersebut kepada pemiliknya yang sah.
“Saya adalah pemilik kartu debit. Kasusnya ditutup. Saya akui kesalahan saya, saya ceroboh setelah membayar, untuk mengambil gambar menu untuk membeli sarapan untuk istri saya keesokan harinya. Dan kartunya berwarna sama dengan menu. Saya menerima notifikasi dari Bank Islam untuk semua transaksi. Hanya transaksi ketiga yang memicu saya karena jumlahnya tinggi,” urainya di halaman Facebook JDTFC membagikan atas nama pemilik kartu debit.
Wanita itu telah menghubungi pemiliknya setelah rekaman CCTV dari insiden tersebut menjadi viral dan mereka bertemu untuk bertukar pikiran.
“Dia mengakui bahwa dia telah ‘menggunakan’ kartu saya sebanyak 4 kali. Dia membeli burger di WoodFire (restoran yang disebutkan sebelumnya) dua kali dan 2 kali lagi di KK Mart di Gelang Patah. Saat itu sudah jam 11 malam dan tidak banyak toko yang buka.”
“Dia mengatakan uang itu digunakan untuk membeli barang-barang untuk keperluan sehari-hari keluarganya. Setelah penjelasannya, saya menerima semua yang telah dihabiskan. Untuk burgernya, dia akan membayarnya kembali di WoodFire karena saya sudah menerima pengembalian uang dari WoodFire,” tambah mereka.
Secara keseluruhan, pemilik kartu debit berharap ini menjadi pelajaran bagi semua orang, mungkin untuk lebih berhati-hati dengan barang-barang pribadi Anda dan mungkin melakukan hal yang benar ketika situasi serupa muncul di hadapan Anda. [adg/beq]






