Surabaya (beritajatim.com) – Segmen mobil listrik kini kian berkembang di Indonesia. Selain di klaim lebih ramah lingkungan, harga bahan bakar minyak (BBM) yang melambung tinggi juga menjadi pemicu peningkatan ketertarikan masyarakat terhadap teknologi baru ini.
Tidak hanya masyarakat, beberapa instansi pemerintah juga ikut meramaikan penggunaan mobil listrik.
Salah satunya dipakai oleh orang nomor 1 di Polri, yups Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai menggunakan kendaran listrik sebagai mobil dinas dalam operasional di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Merek mobil listrik yang ia gunakan adalah Hyundai Ioniq 5, yakni mobil listrik produksi lokal.
Ioniq 5 yang dipakai Jenderal Listyo ini tampak berbeda dari model yang dijual Hyundai secara retail ke konsumen Indonesia, terutama pada bagian warna.
Jika yang dijual secara umum tersedia dalam 5 warna, yakni Midnight Black Pearl, Magnetic Silver Metallic, Gravity Gold Matte, Titan Gray Metallic, dan Optic White. Namun berbeda dengan mobil dinas Listyo yakni berwarna hitam doff, kemudian pada bagian lampu depan terlihat terpasang LED berwarna oranye.
[berita-terkait number=”5″ tag=”mobil”]
Sementara plat nomor yang digunakan terdapat logo Polri dan tulisan 1-00. Pada bagian atas terdapat pelat lain dengan tanda empat bintang.
Belum diketahui basis varian Ioniq 5 yang dipakai oleh Jenderal Listyo, mengingat model ini mempunyai beberapa tipe yang berkaitan dengan kemampuan baterai.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo menyampaikan penggunaan Ioniq 5 tidak hanya sebatas pada acara di Bali, melainkan juga sebagai kendaraan dinas saat bertugas di Mabes Polri.
Dedi juga melanjutkan jika Polri sudah menyiapkan kendaraan listrik untuk operasional di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang mengusung konsep ramah lingkungan.
Kemudian, Polri secara bertahap melakukan pengadaan kendaraan listrik untuk pejabat utama (RJU) mulai 2023 dan 2024.
Jenderal bintang dua itu menambahkan saat ini jumlah kendaraan listrik yang digunakan sebagai kendaraan operasional Polri dalam KTT G20 terdiri atas 88 unit kendaraan roda empat, dan 92 unit kendaraan roda dua. (frs/nap)






