Surabaya (beritajatim.com) – Masa kecil anak-anak khususnya perempuan tentu tidak asing dengan salah satu boneka yang terkenal bernama Teddy Bear. Teddy Bear terkenal dengan bentuk beruang yang lucu dan menggemaskan. Namun, pernahkah kamu berpikiran kenapa nama panggilan untuk boneka beruang ini adalah Teddy Bear? Inilah kisah dari munculnya nama Teddy Bear pada boneka beruang.
Kegagalan dari Presiden ketika Sedang Berburu
Pada 1902, presiden Amerika ke-26 bernama Theodore Roosevelt sedang melakukan perburuan dan menemukan beruang. Sayangnya, selama tiga hari berburu tak ada satu beruang yang dia temukan. Tapi, pemburu lainnya berhasil menemukan beruang. Tentu saja, muncul sebuah spekulasi jika Pak Roosevelt sebagai presiden gagal dalam perburuan.
Munculnya Keberhasilan dari Kecurangan
Berlanjut setelah itu di hari keempat, pemandu berburu menemukan jejak beruang hitam tua di hutan. Perkiraan dari jejak itu beruang telah diserang anjing pelacak kemudian diikat di pohon Willow oleh pemandu. Maka dari itu, pemandu memanggil Presiden Roosevelt untuk memburu beruang itu. Hal ini dilakukan supaya Pak Roosevelt dianggap sudah berhasil dalam perburuan walaupun itu adalah kecurangan.
Presiden dengan Hati Tulus Enggan Membunuh Beruang
Ketika presiden sudah menemukan beruang malang itu, hatinya merasa sedih dan tidak tega. Hingga akhirnya, dia menolak untuk menembak beruang itu. Pak Roosevelt meminta agar beruang dibebaskan ikatan.
Sontak, peristiwa ini langsung menyebar ke seluruh daerah Amerika. Keputusan atau tindakan dari Pak Roosevelt adalah hal yang tepat, karena memilih untuk menolak penembakan pada beruang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
Hingga akhirnya, muncul nama Teddy Bear yang terinspirasi dari Nama Presiden. Setelah itu, para kartunis merasa bangga dan ingin menggambar sosok Pak Roosevelt. Pada 15 Februari 1903 di Amerika, Morris dan Rose Michtom mulai menciptakan boneka beruang dengan nama Teddy Bear.
Seperti yang sudah disampaikan sebuah nama yang terinspirasi dari nama Presiden Theodore Roosevelt. Sama seperti beruang yang ditemukan oleh presiden. Beruang malang yang membuat setiap orang merasa iba dan kasihan sehingga rasanya enggan untuk menembaknya.
Namun, lain halnya dengan Teddy Bear, dia hadir sebagai boneka yang manis dan teman bermain sehingga dapat dipeluk anak-anak. (PRD/ian)






