Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu nilai plus pendidikan tinggi adalah akreditasi program studi dan jurusan. Selain menambah nilai kredibilitas, akreditasi A juga menjadi salah satu alasan calon mahasiswa memilih perguruan tinggi.
Semakin tinggi akreditasi maka semakin menjamin kualitas ajar mengajar, serta pengaturan yang jelas terkait dunia kerja.
Pada dasarnya sistem akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk menentukan kelayakan perguruan tinggi dan prodi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pendidikan”]
Melansir jendela.kemdikbud.go.id, Akreditasi merupakan sistem penjaminan mutu eksternal sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Sehingga logikanya semakin banyak prodi yang telah terakreditasi A pada suatu perguruan tinggi, maka semakin baik pula kualitasnya dari segi akreditasi.
Sementara itu laporan statistik akreditasi pendidikan tinggi Indonesia tahun 2022 masih dalam proses pengumpulan data. Namun jika berdasarkan laporan Statistik Pendidikan Tinggi tahun 2020, berikut 10 perguruan tinggi yang memiliki prodi akreditasi A terbanyak:
1. Universitas Gadjah Mada : 205 Prodi Terakreditasi A
2. Universitas Indonesia : 187 Prodi Terakreditasi A
3. Institut Pertanian Bogor : 137 Prodi Terakreditasi A
4. Universitas Airlangga : 123 Prodi Terakreditasi A
5. Universitas Padjadjaran : 122 Prodi Terakreditasi A
6. Universitas Hasanuddin : 109 Prodi Terakreditasi A
7. Universitas Sebelas Maret : 104 Prodi Terakreditasi A
8. Universitas Brawijaya : 104 Prodi Terakreditasi A
9. Universitas Diponegoro : 103 Prodi Terakreditasi A
10. Universitas Pendidikan Indonesia : 99 Prodi Terakreditasi A
Itulah Perguruan Tinggi yang masuk sepuluh besar perguruan tinggi dengan prodi akreditasi A terbanyak.
Setelah melihat data di atas, mungkin ada sedikit pertanyaan mengenai ‘mengapa universitas populer pilihan saya tidak masuk di dalam daftar tersebut?’
Universitas populer lainnya yang tidak masuk jajaran sepuluh besar seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknik Sepuluh Nopember (ITS). Melalui situs official keduanya, jumlah akreditasi A pada program studi di ITB hanya berada di angka 42 dengan 81 prodi. Sementara, di ITS hanya berjumlah 39 prodi yang telah terakreditasi A.
Namun jangan salah sangka dulu, meskipun jumlah prodi yang akreditasi A sedikit, hal itu tidak bisa menjadi patokan kualitas. Mengingat jumlah prodi akreditasi juga dipengaruhi sedikit banyaknya jurusan yang ada di kampus tersebut.
Selain akreditasi prodi ada juga akreditasi kampus yang sama pentingnya. ITB dan ITS ternyata masuk jajaran atas kampus dengan akreditasi unggul. (Kai/nap)






