Magetan (beritajatim.com) – Telaga Sarangan masih jadi wisata utama bagi masyarakat baik di dalam dan di luar Magetan. Terlebih Saat akhir pekan atau saat libur panjang. Namun, harus persiapkan lima hal ini sebelum berwisata di telaga yang juga berjuluk telaga Pasir itu. Berikut, hal yang harus disiapkan agar wisatamu aman dan nyaman.
1. Cek Ramalan Cuaca
Cuaca di Telaga Sarangan mudah berubah. Di musim hujan seperti saat ini, Telaga Sarangan bakal hujan bahkan saat pagi hari. Sebelum berangkat berwisata, sebaiknya cek ramalan cuaca di web resmi badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG). Secara resmi BMKG Juanda sudah mengeluarkan press rilis.
Diketahui, BMKG Juanda memperingatkan adanya potensi hujan deras mulai tanggal 4 November 2022 hingga 10 November 2022. Seluruh wilayah Jawa Timur termasuk Magetan berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan melakukan mitigasi bencana dengan membersihkan saluran air, menebang pohon yang berpotensi tumbang, serta menjauhi area yang rawan terjadi bencana.
2. Wajib Bawa Payung, Jas Hujan, hingga Baju Ganti
Kawasan wisata Telaga Sarangan adalah wisata outdoor atau di luar . Sehingga, dengan kondisi cuaca yang tak menentu sebaiknya persiapkan payung dan jas hujan. Agar lebih praktis, bawa payung lipat atau jas hujan sekali pakai atau disposable agar hemat tempat di tas.
Atau kalau belum sempat beli, pedagang di sekitar Sarangan juga menyediakan jas hujan hingga payung. Tentu dengan harga yang hampir sama ketika membeli payung atau jas hujan di toko. Jika hujan terlalu deras dan tak sempat berteduh, baju bisa saja basah. Jadi, untuk berjaga-jaga tetap bawa baju ganti agar tak kedinginan. Seperti yang diketahui, kawasan Telaga Sarangan saat hujan, suhunya bisa mencapai 17 derajat celcius.
3. Bawa Uang Saku yang Cukup
Saat ke telaga Sarangan, pasti bak tergoda untuk mencoba berbagai jasa yang disediakan oleh pelaku wisata. Mulai dari naik perahu atau speedboat hingga naik kuda untuk berkeliling telaga. Untuk tarif naik speedboat dibanderol Rp80.000 per putaran, ada pula paket Rp200.000 untuk tiga kali putaran. Untuk naik kuda dibanderol Rp70.000 per putaran.
Tak hanya itu, banyak pula kuliner khas Sarangan yang bakal menggoda. Seperti sate kelinci, nasi pecel pincuk, jagung bakar, sosis bakar. Masing-masing harganya mulai Rp12.000 hingga Rp20.000. Pun, ada pula minuman yang kerap ditemui di Telaga Sarangan seperti jeruk peras dan wedang ronde.
[berita-terkait number=”3″ tag=”telaga-sarangan”]
Nah, jadi harus bawa uang saku yang cukup jika penasaran ingin mencoba beberapa jasa dan kuliner. Belum lagi jika ingin bawa oleh-oleh khas Sarangan seperti enting-enting, carang mas dan jajanan lainnya.
4. Cek Kondisi Kendaraan
Sebelum berangkat, hendaknya cek dulu kondisi kendaraan. Baik kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua. Seperti yang diketahui, jalan menuju kawasan Sarangan banyak tanjakan maupun turunan. Kondisi kendaraan harus prima. Utamanya kondisi rem, serta pengemudi sebisa mungkin adalah orang yang berpengalaman ketika berkendaraan di kawasan pegunungan.
Pengguna jalan yang hendak menuju Sarangan hendaknya tetap menaati peraturan lalu lintas dan rambu-rambu lalu lintas. Paling banyak rambu di kawasan Jalan Raya Sarangan Tawangmangu adlash menggunakan gigi satu.
5. Cek Tiket yang Diterima Sesuai Nominal yang Dibayarkan
Nomor lima ini adalah hal wajib sebelum memasuki kawasan Sarangan. Saat hendak masuk pasti pengunjung diwajibkan berhenti di loket untuk membayar tiket. Harga tiket masuk Sarangan yakni Rp20.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak. Harga itu sudah termasuk asuransi jika terjadi kecelakan di kawasan wisata Telaga Sarangan.
[berita-terkait number=”2″ tag=”wisata”]
Pengunjung wajib memeriksa jumlah tiket yang diterima dan kesesuaian nominal yang dibayar dengan jenis tiket dan jumlah tiket yang diterima. Jangan sampai meninggalkan loket jika belum mengeceknya dengan seksama.
Jika tiket yang diterima tidak sesuai dengan jumlah nominal yang dibayarkan maka pengunjung memiliki hak untuk meminta tiket yang sesuai. Jika, tetap tak diberikan maka pengunjung diperkenankan melaporkan hal tersebut ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan atau melapor ke aparat penegak hukum. Tentu laporan harus disertai bukti.
Nah, dengan lima hal yang harus jadi perhatian itu, tentu wisatamu ke Telaga Sarangan bakal aman dan nyaman. Jadi, kapan mau ke Telaga Sarangan? [fiq/suf]






