Magetan (beritajatim.com) – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggelar Youth Empowerment Class atau Kelas Pemberdayan Pemuda di 5 Kecamatan di Magetan secara serentak pada Rabu (2/11/2022).
Pemuda di masing-masing kecamatan mendapatkan latihan keterampilan yang berbeda dengan total seluruh peserta yakni 53 anak binaan lembaga amil zakat nasional LMI.
Tak sendirian, LMI menggandeng sejumlah perusahaan dan dinas terkait untuk turut memberikan pelatihan.
Manager Area Laznas LMI Magetan Winarsih mengungkapkan jika kelas pemberdayaan pemuda itu adalah semangat LMI dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober dan Hari Pahlawan pada 10 November.
Dalam acara itu, selain pihaknya menyalurkan bantuan materiil, juga memberikan bekal ilmu dan pembinaan. Dia mengharap, ilmu dan keterampilan yang diberikan bisa bermanfaat bagi para pemuda kelak.
“Kelas pelatihan ini mampu memberikan ilmu baru, kesempatan baru dan wawasan baru bagi anak-anak untuk menghadapi masa depan. Suatu saat bisa diterapkan dan mampu berkontribusi untuk kesuksesan mereka kelak,” katanya setelah acara selesai dilaksanakan, Rabu (02/11/2022) .
Kelas-kelas yang diberikan juga lima macam. Kelas memasak bekerjasama dengan Dapur Jariku dilaksanakan di wilayah Kecamatan Takeran. Kelas menganyam dan menjahit bekerjasama dengan Widama jadi pelatihan untuk pemuda Kecamatan Kawedanan.
Kelas bertani dan beternak bekerjasama dengan Hamy Hamster dilaksanakan di Kecamatan Kawedanan dan Kampung Magang di Kecamatan Plaosan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lmi”]
Kelas kecantikan menggandeng dengan Zahir Syar’i Beauty Salon dan Spa Muslimah dilaksanakan di Kecamatan Lembeyan. Kelas desain grafis bekerjasama dengan Dinas Kominfo Magetan dan SMKN 2 Magetan dilaksanakan di Kecamatan Magetan.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak. Kami sangat senang sekali karena acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Dihadiri oleh 53 anak binaan Laznas lmi jenjang SMA sederajat yang berstatus yatim dan dhuafa.” pungkas Winarsih. (ted)






