Surabaya (beritajatim.com) – Bandit curanmor makin leluasa melakukan aksinya di Surabaya. Terbaru, pelaku Curanmor terekam kamera closed circuit television (CCTV) beraksi di kosan Jl Gundih II dan berhasil menggasak Honda Scoopy merah, Senin (31/10/2022).
Dari keterangan yang dihimpun, korban merupakan warga Tambak Wedi yang saat itu sedang main ke tempat kos temannya yang berada di Gundih II.
Tio, salah satu warga sekitar TKP mengatakan, berdasar rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah 2 orang. Mereka menggunakan Suzuki Satria FU hitam pretelan sebagai sarana.
“Pencuriannya di depan kos saya pas. Jadi tetangga kos. Kalau korbannya ini tamu yang saat itu main ke situ. Motornya di parkir di gang kecil depan kos,” katanya, Selasa (1/11/2022).
Aksi pencurian tersebut, kata Tio, begitu cepat. Satu pelaku stand by di atas motor yang digunakan sebagai sarana untuk mengawasi keadaan dan satunya lagi sebagai eksekutor pencurian.
“Kalau dari rekaman CCTV, cepet banget nyurinya. Kayaknya sudah terbiasa,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”curanmor-surabaya”]
Pria asal Banyuwangi ini menambahkan, bahwa di Gundih gang II kerap terjadi pencurian motor. Sepengetahuannya, dalam bulan Oktober kemarin, sedikitnya terjadi 5 kali pencurian di sana.
“Bolak balik. Sebelah kos juga pernah. Rawan mas. Walaupun kunci setir, gembok, tetap saja malingnya bisa,” paparnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Vian Wijaya saat dikonfirmasi mengatakan, bila korban belum melapor diimbau agar segera membuat laporan ke mapolsek.
“Arahkan ke kami Mas. Arahkan korban untuk membuat laporan,” pungkasnya.
Sekadar informasi, Berdasar data Satreskrim Polrestabes Surabaya, pada Oktober kemarin ada 51 laporan terkait kasus Curanmor di Surabaya. Ada 18 kasus yang telah diungkap dan sebanyak 42 perkara yang terselesaikan.
Sedangkan, pada September tercatat ada 50 laporan curanmor di wilayah hukum Polrestabes Surabaya dan jajaran. Sebanyak 41 kasus sudah terungkap dan 23 perkara terselesaikan (P21). (ang/ted)






