Lamongan (beritajatim.com) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan survey dan evaluasi secara menyeluruh terhadap semua stadion di Indonesia, tak terkecuali Stadion Surajaya Lamongan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, survey dan evaluasi itu dilakukan sebagai imbas dari terjadinya tragedi Kanjuruhan, Malang. Tampak tim survey dari Ditjen Cipta Karya, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jatim pun langsung melakukan pengumpulan data terkait kelayakan stadiun saat tiba di Stadion Surajaya.
Mengenai prosedurnya, Tim Ditjen ini melakukan pendataan terkait informasi awal stadion, seperti nama, tahun renovasi, kepemilikan, pengelolaan, dan kapasitas. Bahkan, mereka juga mendata tentang gambar perencanaan seperti arsitektur, struktur dan MEP, serta laporan perencanaannya.
Tak cukup itu, Tim Ditjen selanjutnya juga mengumpulkan data terkait gambar as build drawing, sertifikat layak fungsi, surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dokumen SOP pemeliharaan, hasil uji commisioning stadion, dan berkas lainnya seputar stadion.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Kementrian-PUPR”]
“Ini baru proses awal, pengamatan dan pul data, utamanya terkait struktur bangunan, sarana dan prasarana penunjang, standar keselamatan. Lalu data sementara ini akan dikaji dan dilaporkan ke pusat,” ujar Kadispora Lamongan, Kandam, pada Senin (31/10/2022) hari ini.
Kandam menambahkan, usai melaporkan semua itu lalu proses dilanjutkan dengan kajian lintas kementerian, meliputi Kementerian PUPR, Kemenpora, dan akademisi. “Tentu kami belum bisa melakukan justifikasi. Info yang kami dapat, prosesnya masih panjang waktunya, setidaknya sampai bulan Desember mendatang,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Survey Kelayakan Stadion, Ivan Pratama Setiadi menyatakan bahwa semua proses itu dilakukan guna mempermudah penerapan SOP saat pertandingan diselenggarakan. Setelah itu, lanjut Ivan, akan turun rekomendasi dan evaluasi tentang apa saja yang perlu dibenahi oleh pihak pengelola.
“Intinya nanti data kita kumpulkan semua, sementara ini kita baru ditugasi mengabsen (check list) beberapa kondisi stadion. Semisal, kita soroti pintu darurat itu harus sesuai spesifikasi, nanti kita laporkan sesuai inspeksi,” tuturnya.
Seperti diketahui, tim inspeksi ini juga melakukan peninjauan ke sejumlah stadion di Jawa Timur, di antaranya Stadion Gelora Ratu Pamalingan Pamelasan, Stadiin Tridharma Gresik, Stadion Joko Samudro Gresik, Stadion Brawijaya Kediri dan Gelora Delta Sidoarjo.[riq/kun]






