Gresik (beritajatim.com) – Pasca tergenang banjir akibat meluapnya anak sungai Kali Lamong, warga Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik, mendapat bantuan 500 paket sembako dari Petrokimia Gresik. Bantuan tersebut, diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, selanjutnya didistribusikan ke warga yang terdampak banjir.
“Kami telah berkoordinasi dengan BPBD Gresik terkait jumlah bantuan yang diberikan agar tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan warga,” ujar Dwi Satriyo Annurogo, Dirut Petrokimia Gresik, Sabtu (29/10/2022).
Adapun 500 paket sembako yang disalurkan berisi beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. Bantuan tersebut akan didistribusikan ke Dusun Cermen dan Medeo di Desa Cermen, yang merupakan daerah paling parah terdampak banjir akibat jebolnya tanggul.
Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang operasionalnya berpusat di Gresik, pihaknya berkomitmen untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Gresik.
[berita-terkait number=”4″ tag=”petrokimia-gresik”]
Seperti diketahui, banjir sempat merendam beberapa desa di wilayah selatan Kabupaten Gresik akibat luapan Kali Lamong. Dua dusun yang menerima bantuan tersebut merupakan daerah dengan banjir terparah, hingga korban sempat mengungsi.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir,” Dwi Satryo.
Sebelumnya, Petrokimia Gresik bersama Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur juga telah memberikan bantuan sebanyak 2.500 paket sembako untuk korban banjir dan longsor wilayah Jawa Timur selatan. Rinciannya 1.500 paket sembako untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Malang, serta masing-masing 500 paket sembako untuk Kabupaten Blitar dan Trenggalek. [dny/but]






