Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 73 pejabat struktural di lingkungan Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya resmi dilantik. Pelantikan dilakukan secara langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq, Jumat (28/10/2022).
“Sebelum saya lantik, para pejabat diambil sumpah dan disaksikan rohaniwan agar ke depan saat mengamban amanah bisa lebih inovatif dan bagus untuk kemajuan Unitomo,” ujar Bachrul Amiq di hadapan para pejabat yang akan dilantik.
Sementara Rektor Unitomo Siti Marwiyah dalam sambutannya mengatakan jika pelantikan pejabat struktural di lingkungan Unitomo ini cukup memberikan penyegaran di sejumlah sektor.
“Di antaranya Humas, yang semula unit pelaksana teknis saat ini menjadi Biro Kerjasama, Humas, dan Promosi. Kemudian ada lembaga baru lainnya seperti Kelompok Kerja MBKM serta Kepala Pusat Studi Pancasila, Konstitusi, dan Peradaban Indonesia atau Puspakopi. Ke depan semoga bisa bersinergi mewujudkan Unitomo menjadi kampus unggul,” jelasnya.
Iyat, sapaannya itu menambahkan, penempatan sebagai pejabat struktural di lingkungan Unitomo sudah melalui pertimbangan yang sangat matang, dan merupakan figur yang memiliki kualifikasi serta kredibilitas yang baik, telah dipilih secara selektif, objektif dan cermat serta telah didasarkan pada peraturan statuta yang berlaku.
“Pejabat yang dilantik telah dipertimbangkan sebagaimana sumber daya dengan kompetensi dan semangat juang tinggi untuk bersama-sama menuju Unitomo Unggul dengan kreatifitas dan inovasinya,” katanya.
Iyat mengatakan, pelantikan pejabat kali ini, dapat menjadi satu pemicu peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa.
“Inovasi sangat kita kedepankan dan harus berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dalam segala aspeknya, dengan berasaskan pada teori low cost high impact, dengan biaya yang serendah mungkin tetapi memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unitomo”]
Menurutnya, inovasi pendidikan model apapun akan sangat efektif jika dimulai dengan strategi implementasi konsep Dare To Be Different. “Inovasi pendidikan harus jelas sasaran, goal, dan tujuannya. Dare to be different dapat diartikan berani tampil beda, atau suatu keberanian untuk menjadi luar biasa,” pungkasnya.
Adapun pejabat yang baru saja dilantik terdiri dari Kepala Lembaga/ Badan/ Departemen/ Unit/ Pusat Studi/ Kepala Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Prodi (Sekprodi) serta Kepala Laboratorium. [ipl/but]







