Surabaya (beritajatim.com) – Tak banyak orang yang menyadari jika kotoran telinga memiliki warna dan tekstur yang berbeda-beda. Setiap warnanya pun disebut-sebut memiliki arti yang berbeda.
Walaupun hal tersebut nampak menjijikan, tetapi kotoran telinga disinyalir memiliki manfaat positif bagi telinga dan pendengaran Anda, loh.
Hal ini karena kotoran pada telinga merupakan anti bakteri dan anti jamur, yang berfungsi untuk melindungi saluran telinga dari partikel. Biasanya kotoran telinga akan keluar secara alami melalui gerakan rahang seperti berbicara dan mengunyah.
Diinformasikan dari Livestrong, bahwa penelitian yang dilakukan oleh Dr. Michael J. Kortbus itu telah mengurai kotoran telinga dan menjelaskan kondisi normal dan kapan waktunya untuk memeriksakan telinga ke dokter.
Beberapa ahli medis percaya bahwa kotoran pada telinga menandakan kondisi umum kesehatan seseorang dan dapat memengaruhi keadaan endokrin seseorang. Misalnya bahwa sifat dan warna lilin kotoran telinga dapat berubah berdasarkan hormone dan gula darah.
· Warna kotoran telinga putih ke kuning
Warna ini menunjukkan serumen masih baru dan kondisinya normal. Umumnya tekstur kotoran telinga ini cenderung kering.
· Warna kotoran telinga hitam
Selanjutnya untuk warna ini menunjukkan kondisi tidak normal. Biasanya kotoran telinga ini sudah menumpuk terlalu banyak, iritasi, terganjal benda asing, setelah dibersihkan dengan cotton bud.
· Warna kotoran telinga ke cokelat
Warna ini menunjukkan kondisi normal. Umumnya tekstur kotoran telinga ini cenderung basah dan lengket.
· Warna kotoran telinga kuning ke oranye
Warna ini menunjukkan serumen masih baru dan kondisinya normal. Biasanya, tekstur kotoran telinga ini cenderung basah dan lengket.
· Warna kotoran telinga hijau
Warna ini menunjukkan kondisi tidak normal. Umumnya kotoran telinga ini baunya tidak sedap dan menunjukkan tanda infeksi telinga.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sehat”]
· Warna kotoran telinga kuning ke hijau
Warna ini menunjukkan kondisi tidak normal. Biasanya kotoran telinga ini baunya tidak sedap dan menunjukkan tanda infeksi telinga.
· Warna kotoran telinga oranye tua
Warna ini menunjukkan serumen agak lama dan kondisinya normal. Umumnya tekstur kotoran telinga ini cenderung kering dan mudah diambil.
· Warna kotoran telinga abu – abu
Warna ini menunjukan kondisinya tidak normal. Biasanya kotoran telinga ini bercampur debu atau partikel lain yang menumpuk di dalam telinga. (frs/ian)






