Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu organ vital pada tubuh adalah ginjal, yang berperan penting untuk membersihkan darah dari senyawa beracun, mengendalikan keseimbangan air, mengatur kadar garam di tubuh, hingga menyaring segala kotoran, limbah, dan zat berlebih di dalam tubuh.
Bukan tanpa alasan, penyaringan tersebut dilakukan agar tubuh berfungsi dengan maksimal.
Kerusakan sekecil apapun pada ginjal dapat mengganggu kesehatan tubuh, bahkan bisa berakhir fatal. Oleh karena itulah kita harus selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan ginjal. Salah satunya adalah dengan menjaga asupan makanan juga minuman yang masuk ke dalam tubuh.
Perlu kalian ketahui, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang lambat laun bisa mengganggu kinerja ginjal.
Nah, berikut ini adalah deretan makanan dan minuman yang bisa merusak fungsi ginjal dan sebaiknya kalian kurangi untuk konsumsi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
1. Soda
Siapa yang tidak suka soda? Rasa manisnya dan menyegarkan mampu menghapus rasa dahaga. Sayangnya, minuman satu ini masuk dalam deretan minuman yang berbahaya untuk kesehatan ginjal.
Ini karena soda dipenuhi dengan kandungan gula, berbagai jenis perisa buatan, fruktosa, dan pewarna makanan. Orang-orang yang sering meminum soda, akan lebih mungkin terkena serangan proteinuria, yakni kandungan tingkat protein yang tinggi dan tidak normal di dalam urin. Penyakit tersebut merupakan faktor yang bisa menyebabkan penyakit ginjal.
Terlebih fruktosa dapat merusak ginjal dan dapat menyebabkan ginjal menjadi sensitif terhadap protein yang mengatur garam.
Sensitivitas ini diyakini dapat menyebabkan gagal ginjal, hipertensi, dan masalah kesehatan lainnya. Tidak hanya itu, soda juga mengandung asam fosfat yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.
2. Makanan instan
Menyantap makanan instan memang rasanya lebih mudah dan praktis, namun juga berlebiham ternyata akan merugikan kesehatan kalian sendiri.
Makanan instan, kalengan, atau siap saji mengandung kadar natrium yang tinggi dan bisa merusak fungsi ginal. Seperti mi instan, pizza beku, hotdog, kentang goreng beku, donat, atau makanan sudah matang yang dibekukan.
3. Roti Gandum
Jangan heran jika roti gandum juga masuk daftar makanan yang merusak ginjal. Meski tergolong makanan menyehatkan, roti jenis ini nyatanya kurang baik bila dikonsumsi penderita ginjal sebab kandungan seratnya cukup tinggi.
Semakin banyak dedak dan biji-bijian dalam roti gandum maka jumlah fosfor dan kaliumnya juga tinggi. Alih – alih mengonsumsi roti gandum, penderita gangguan ginjal bisa memakan roti tawar putih.
4. Kafein
Bukan rahasia lagi jika minuman mengandumg kafein merupakan minuman favorite kebanyakan orang, seperti kopi atau teh. Tetapi, jika dikonsumsi secara terus menerus maka dalam jangka dapat meningkatkan risiko gagal ginjal apabila ginjal sudah sangat rusak.
Salah satu akibatnya adalah meningkatkan risiko batu ginjal. Batu oksalat merupakan salah satu jenis satu ginjal yang paling umum dan kebetulan menjadi sumber utama oksalat dalam makanan, terutama kopi biasa. Oleh karena itu jika tetap ingin meminum kopi usahan dalam jumlah sedang dan tanpa kandungan kafein, sedangkan untuk teh kalian bisa memilih teh herbal.
5. Kentang dan ubi
Dua umbi-umbian ini memiliki kandungan potasium dan kalium yang tinggi. Diketahui bahwa dua kandungan tersebut tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh orang dengan riwayat penyakit ginjal. Satu ubi berukuran 114 gram, memiliki 541 miligram potasium. Sementara kentang berukuran sedang (156 gram) memiliki 610 miligram potasium.
Untuk mengatasinya , kalian dapat mengurangi kandungan kalium pada kentang dan ubi dengan cara direndam atau dicuci. Memotong kentang menjadi potongan-potongan yang lebih kecil atau tipis dan merebusnya selama setidaknya 10 menit juga dapat mengurangi kandungan potasium hingga sekitar 50 persen.
6. Daging olahan
Daging olahan adalah daging yang telah diasinkan, dikeringkan, difermentasikan atau dikalengkan. Contoh daging olahan antara lain hot dog, bacon, pepperoni, dendeng, dan sosis.
Pada daging olahan biasanya terdapat kandungan garam yang tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan rasa atau menjaga rasa. Sehingga, mengonsumsi daging olahan secara berlebihan akan membuat asupan natrium juga melebihi batas asupan harian seharusnya, yakni 2000 miligram.
7. Alpukat
Buah memang merupakan asupan gizi yang sehat untuk tubuh, namun sayangnya tidak semua buah bisa menyehatkan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Seperti apukat memiliki kadar potassium yang tinggi.
Potassium sendiri bertugas untuk menjaga kadar air, elektrolit, serta tingkat keasaman (pH). Ginjal memerlukan kadar potassium yang pas untuk bisa bekerja dengan baik. Jika kadar potassium berlebihan, maka ginjal tidak akan berfungsi dengan baik.
Jadi, jika ingin ginjal tetap sehat dan bekerja dengan optimal, kurangi konsumsi makanan dan minuman di atas ya! (mnd/nap)






