Surabaya (beritajatim.com) – Penggunaan minyak goreng umumnya digunakan maksimal untuk 2-3 kali pemakaian. Itu pun jika memang dirasa masih layak. Biasanya hal ini bisa dilihat dari warna dan teksturnya yang belum pekat.
Kemudian, sisa minyak goreng bekas pemakaian tersebut jangan lantas dibuang begitu saja, terlebih pada wastafel. Karena minyak bekas tersebut dapat mengendap dan akhirnya menyumbat saluran air. Bahkan, hal ini juga dapat mengundang tikus ataupun kecoak. Tak ayal, kamu harus mengetahui bagaimana cara tepat untuk membuang minyak goreng bekas tersebut, di antaranya;
Buang dalam wadah
Hal yang bisa dilakukan untuk membuang minyak bekas ialah dengan menuangkannya pada sebuah wadah. Wadah tersebut sebaiknya yang memang susah untuk didaur ulang dan terdapat penutup, seperti kemasan bekas minuman susu, plastik, atau Styrofoam. Tentunya pastikan terlebih dahulu jika minyak tersebut sudah tidak panas.
Tambahkan pada kompos
Minyak goreng bekas juga bisa digunakan untuk campuran pupuk kompos. Terlebih jika minyak tersebut merupakan bekas menggoreng jenis makanan nabati. Biasanya jika bekas menggoreng daging, hal ini justru dapat menarik hewan tertentu, seperti tikus dan kecoak.
Jadikan pestisida
Selain untuk kompos tanaman, minyak bekas menggoreng makanan nabati juga dapat dijadikan pestisida. Lebih tepatnya untuk membantu menyingkirkan tanaman dan hama-hama pengganggu. Cara penggunaannya pun cukup mudah, yakni dengan memasukkan minyak tak terpakai tersebut ke dalam botol semprot. Kemudian cukup dengan menyemprotkannya pada hewan atau tanaman pengganggu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cara”]
Bekukan
Minyak goreng bekas yang sudah tidak lagi panas bisa dibekukan ke dalam lemari pendingin. Caranya dengan menuangkan pada botol bekas dan memasukkannya pada freezer. Setelah minyak tersebut sudah cukup padat, bisa langsung dibuang.
Biasanya jika masih satu kali pemakaian dan warnanya belum terlalu pekat, kamu bisa meletakkannya pada wadah yang terbuka agar suhu panasnya hilang. Kemudian saring setidaknya dua kali atau sampai remahannya tidak ikut masuk. Jika sudah, maka minyak goreng bekas bisa digunakan kembali sebelum benar-benar dibuang. (fyi/ian)






