Malang (beritajatim.com) – Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Umum Politeknik Negeri Malang (UPT MKU Polinema) menggelar seminar nasional bertema ‘Membangun Critical Thinking Mahasiswa sebagai Agent of Change’. Seminar tersebut menghadirkan dr. Arief Alamsyah yang merupakan seorang trainer.
Kepala UPT MKU, Hairus, SH., MH., menjelaskan, seminar ini dalam rangka memberikan pemahaman pada mahasiswa sebagai agent of change. Dia memandang, negara akan maju bila generasi mudanya maju.
“Mahasiswa Indonesia itu ada tiga tipologi yaitu mahasiswa akademik yang pintar namun acuh, kedua mahasiswa aktivis yaitu mahasiswa pintar yang peduli akan kegiatan sosial dan yang ketiga mahasiswa yang sekedar jadi mahasiswa itu saja untuk senang-senang,” terangnya saat memberikan sambutan pada acara yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Gedung Teknik Sipil, Kamis (20/10/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”mahasiswa”]
Seminar ini, kata Hairus, juta bertujuan untuk menggugah mahasiswa Polinema agar berkiprah dan memberikan perubahan kepada bangsa dan negara. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa sebagai bekal soft skill untuk masa depan,” imbuhnya.
Seminar nasional dibuka oleh Pembantu Direktur III dan dihadiri oleh dosen mata kuliah MKU. Pembantu Direktur III, Dr. Eng. Anggit Murdani, ST., M.Eng. menyambut baik pelaksanaan seminar nasional ini. Acara inti, dipandu oleh Widaningsih, S.Psi., SH., MH. dr. Arief Alamsyah, MARS.
Motivator juga berprofesi sebagai seorang dokter itu menyampaikan materi dengan dua fokus yaitu bagaimana agar mahasiswa tidak mudah percaya hoax dan bagaimana mahasiswa menjadi kritis untuk menjadi problem solver terhadap permasalahan di masyarakat.
“Mahasiswa bisa memposisikan diri sebagai agent of change yang ketika melihat masalah, kreativitas mereka muncul untuk menyelesaikan masalah dengan pola pikir kritis, inovatif dan kreatif,” katanya. Dia berharap agar mahasiswa dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk menjadi solusi bagi masyarakat. [dan/suf]






