Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu hal yang sederhana tapi sulit untuk dilakukan adalah mengelola ekspektasi. Walaupun begitu, kita harus mulai membiasakan secara perlahan. Awal memulai mungkin tidak mudah, tapi ketika kita sudah mampu mengelolanya akan terasa lebih ringan. Inilah beberapa cara mengelola ekspektasi:
- Menerima Keadaan dan Memaafkan diri sendiri
Seringkali kita menyalahkan diri sendiri atas ekspektasi yang tak berjalan sesuai dengan harapan. Belajarlah untuk memaafkan karena ini menjadi sesuatu hal yang wajar saat manusia melakukan kesalahan baik disengaja atau tidak. Maka dari itu, penting bagi seseorang untuk mudah menerima realita ketika dapat memaafkan diri sendiri.
- Masukkan Sedikit Unsur Lelucon, Tak Perlu Terlalu Serius
Ekspektasi menjadi sesuatu yang seringkali atau tanpa disadari terjadi secara tidak sengaja. Supaya tidak terlalu menjadi beban pikiran, masukkanlah unsur humor di dalamnya sehingga sekalipun hal itu tidak berjalan kita tidak terlalu kecewa.
- Temukan dan Lihat dari Segi Positif
Manusia cenderung lebih mudah waspada terhadap sesuatu yang sudah pernah mereka alami. Bahkan kadangkala memikirkan hal buruk lebih mudah dilakukan dibandingkan mencari segi positif. Untuk menghindari kecewa berlebihan, cobalah untuk melihat segala sesuatu dengan baik sehingga apapun yang terjadi kita akan lebih mudah bersyukur.
- Melatih Diri untuk Semakin Sabar
Kesabaran menjadi sebuah pelajaran penting saat kita menjalani hidup. Menumbuhkan rasa sabar pada diri sendiri, situasi, maupun orang lain. Ketika kita mulai belajar memahami dan bersabar terhadap situasi tidak sesuai ekspektasi, tentu saja respon hati kita akan lebih tenang.
[berita-terkait number=”6″ tag=”tips”]
- Ketika Mengalami Kegagalan, Carilah Peluang Baru
Bukan hal yang tidak mungkin kita menemukan kegagalan. Namun, anggaplah itu sebagai langkah awal untuk menemukan peluang baru. Besar kemungkinan jika kegagalan merupakan bagian dari perjalanan kita menjadi lebih baik.
- Mencoba Melakukan Segala Sesuatu dengan Fleksibel
Dunia ini terus bergerak bahkan ada berbagai hal yang terjadi tiba-tiba diluar kendali kita. Seseorang dengan pemikiran yang fleksibel akan lebih mudah mengelola ekspektasi. Maka mulai untuk beradaptasi dengan pola pikir yang fleksibel. Ketika situasi berjalan tidak sesuai rencana , kita dapat mengarahkan pada ide lain sehingga tujuan tetap tercapai. (PRD/ian)






