Lamongan (beritajatim.com) – Sebuah truk menghantam satu unit mobil pikap tanpa muatan yang sedang berhenti menunggu penyeberangan di Lamongan. Truk sempat terpental hingga tersangkut di trotoar.
Kondisi mobil pikap yang dihantam truk ringsek. Beruntung, tidak ada korban bisa dalam insiden ini.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Anang Purwo menerangkan, kecelakaan tersebut terjadi di ruas Jalan Poros Nasional Lamongan-Babat. “Tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kawasan Kaliotik, Lamongan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Anang Purwo, Selasa (11/10/2022).
Anang menjelaskan kronologi dari kejadian. Peristiwa berawal saat truk tronton nomor polisi K 1957 DC yang dikemudikan Ikhwan Wahyu Ramadhan (22), warga Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah melaju dari arah Babat ke Lamongan. Sampai di titik kejadian, truk tronton itu berhenti untuk memberikan kesempatan bagi penyeberang jalan.
Kemudian dari arah belakang truk, melaju mobil pikap nopol S 9505 JH yang dikemudikan oleh Muhajir (61), asal Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro. Dalam mobil tersebut terdapat penumpang Nailul Niam (33), asal Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro.
Kemudian, tambah Anang, ada pikap lainnya yang juga melaju dari belakang dengan nopol W 8358 K yang dikemudikan Suhadi Cipto (48) warga Desa Panjunan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Dua pikep itu sama-sama berhenti di belakang truk tronton untuk menunggu penyeberangan.
Secara bersamaan, muncul truk fuso bernopol K 8032 DC yang dikemudikan Muhammad Agus (24). Sayangnya, truk fuso ini melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak mengurangi kecepatannya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Lamongan”]
Akhirnya, Suhadi Cipto yang mengendarai pikep Nopol W 8358 K berupaya menghindar ke lajur kiri.
“Karena pengemudi truk fuso kurang konsentrasi dan jarak sudah dekat, sehingga terjadilah tabrak depan-belakang dan tabrak samping-samping terhadap pikap,” terang Anang.
Anang menyebutkan, tabrakan dari belakang ini mengakibatkan pikap keluar ke jalur jalan yang berlawanan hingga naik ke trotoar jalan dan hampir menabrak pagar rumah warga.
“Penumpang pikap mengalami luka dan harus dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk mendapat perawatan medis,” papar Anang.
Lebih lanjut, Anang menuturkan, proses evakuasi terhadap pikep yang nangkring di atas trotoar jalan sudah selesai dilakukan dengan menggunakan mobil derek. Sehingga arus lantas yang sempat mengalami kemacetan pun kini sudah kembali normal.
“Perugas kepolisian sudah menggelar olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi yang mengetahui kejadian ini. Sopir truk tronton yang menabrak 2 pikep tersebut juga kami mintai keterangan dan kami lakukan tes urine,” pungkasnya. [riq/beq]






