Surabaya (beritajatim.com) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tengah merumuskan perbaruan regulasi soal pengamanan kegiatan masyarakat dengan jumlah massa banyak. Salah satunya tentang pengamanan pertandingan sepak bola.
“Bapak Kapolri sedang merumuskan juga regulasi tentang keselamatan dan keamanan pada pengamanan dalam setiap kegiatan kemasyarakatan,” jelas Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (11/10/2022).
Dedi menjelaskan, Polri menggandeng beberapa pihak dalam merumuskan regulasi tersebut. Tujuannya agar regulasi tersebut bisa digunakan sebagai acuan ke depannya dalam pengamanan pertandingan sepak bola.
“Ya tentunya inisiatornya Pak Menpora, kemudian ada PSSI, mungkin juga ada KONI, dan juga para pakar. Dan kita juga menunggu dari hasil rekomendasi tim independen pencari fakta,” papar Dedi.
Lebih dari itu, perumusan itu juga dibuat dengan analisa, evaluasi dan rekomendasi yang telah diberikan agar menjadi acuan selanjutnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”polri”]
“Analisa dan evaluasi serta rekomendasi yang diberikan oleh tim ini betul-betul bisa dipakai sebagai acuan dan ke depannya regulasi yang kita miliki, minimal regulasi yang sama dengan di dunia internasional,” ungkapnya.
Dedi menambahkan, pembaruan regulasi ini diharapkan bisa mencegah maupun meminimalisir adanya korban dalam kegiatan masyarakat.
“Untuk memitigasi atau minimalisir jatuhnya korban di setiap event kegiatan yang menghadirkan massa dalam jumlah yang banyak,” tandasnya.
Menurut Dedi, perbaruan regulasi tersebut direncanakan selesai dalam jangka waktu satu bulan, sama dengan target investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).
“Targetnyakan kalau TGIPF kan satu bulan, mungkin ini (perbaruan regulasi) satu bulan bisa segera diselesaikan. Tim masih bekerja. Ini target utama bapak Kapolri,” pungkas Dedi. (nap)






