Surabaya (beritajatim.com) – Dalam buah pepaya terdapat kandungan papain yang sangat tinggi. Kandungan antioksidan alami tersebut sangat bagus sekali untuk meregenerasi sel-sel dalam tubuh sehingga dapat mencegah sekaligus mengatasi munculnya kanker, terlebih kanker sel darah putih, kanker prostat.
Selain itu, pepaya juga mengandung lycopene yang dapat mencegah radikal bebas dalam tubuh. Sedangkan pada biji pepaya juga terdapat kandungan seperti benzyl isothiocyanate. Di mana senyawa ini berguna untuk germasida dan insektisida, yakni pertahanan alami pada tubuh pepaya agar terhindar dari serangan hama dan serangga.
Selain itu, hal ini juga memberikan efek antibakteri alami terhadap tubuh seseorang yang mengonsumsi biji pepaya. Beberapa bakteri yang dapat dibunuh ialah bakteri ecoli, salmonela, hingga staphylococus. Di mana bakteri-bakteri tersebut merupakan penyebab dari penyakit thypoid, tipes, diare, dan infeksi saluran pencernaan.
Biji pepaya juga dapat memberikan manfaat antihelmitik atau anti cacing. Hal ini tidak lepas dari kemampuannya membunuh cacing berjenis ascarises. Di mana cacing ini kerap menginfeksi sistem pencernaan masyarakat Indonesia.
Penyerapan lemak dalam tubuh juga dapat diatasi dengan biji pepaya. Bahkan, jika dibanding dengan obat-obatan tertentu, biji pepaya dianggap lebih efektif untuk menghambat penyerapan lemak pada makanan saat dikonsumsi. Hal ini tidak lepas dari kandungan inhibitor lipase pankreas.
Selain itu, tepung dari biji pepaya juga tinggi akan mineral, seperti magnesium, kalsium, fosfor, pottasium, iron, sodium, dan banyak lainnya. Sehingga dapat mempercepat regenerasi kulit yang terluka.
Adapun cara untuk mengonsumsi biji pepaya ialah dengan merendamnya semalaman, kemudian diminum airnya. Bisa juga dengan membuat ekstrak biji pepaya. Tentunya, ekstrak ini dilakukan di laboratorium. Karena yang hanya diambil sekadar manfaat dari antioksidannya.
Biji pepaya tidak disarankan untuk direbus atau disangrai. Karena cara tersebut justru akan membuat khasiat dari biji pepaya menurun. Jadi, lebih baik mengonsumsi ekstrak pepaya dalam bentuk pil atau bisa meminumnya langsung dalam bentuk infus water. Bahkan, meskipun rasanya cukup pahit, tapi biji pepaya bisa juga mengonsumsi langsung secara mentah.
Meski memiliki beragam manfaat, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu efek sampingnya. Jika perlu, konsultasikan pada dokter untuk informasi lebih jelasnya. (Fyi/ian)






