Jember (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menanggung biaya ambulans yang mengirimkan dua jenazah korban tragedi Stadion Kanjuruhan.
Berdasarkan penuturan keluarga korban, dibutuhkan Rp 2,5 juta untuk biaya ambulans yang mengantarkan jenazah Faiqotul Hikmah ke Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari dan Rp 1,5 jut untuk biaya pengantaran jenazah Noval Aulia Putra ke Wirolegi, Pakusari.
“Biaya yang dikeluarkan oleh keluarga korban diganti oleh Pemerintah Kabupaten Jember, sehingga keluarga tidak dibebani biaya sama sekali,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jember Lilik Lailiyah, ditulis Jumat (7/10/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
Dinkes Jember juga sudah mencari informasi mengenai kemungkinan masih adanya warga Jember yang menjadi korban di Malang. “Kami cek ke RS Saiful Anwar dan kami pastikan tidak ada korban asal Jember yang dirawat,” kata Lilik.
Sebelumnya, Bupati Hendy Siswanto sudah menyatakan bela sungkawa atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan. Dinas Sosial juga sudah memberikan santunan kepada keluarga korban. [wir/suf]






