Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah beserta istri Wiwin Sumrambah mengunjungi keluarga korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Dusun Mernung Lor, Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Senin (3/10/2022). Saat para pejabat itu datang, hujan deras mengguyur Desa Sumbernongko dan sekitarnya.
Begitu turun dari kendaraan, Bupati Mundjidah langsung disambut oleh tuan rumah, Muhammad Arif Junaidi (49) dan Kesi Ernawati. Keduanya merupakan orangtua dari Muhammad Irsyad Aljuned (17), Aremania asal Jombang yang meninggal dalam tragedi Kanjuruhan.
Baik Arif maupun Kesi menceritakan seputar musibah yang menimpa anak pertamanya. Bupati Munjidah dan Wabup Sumrambah menyimak kronologi yang disampaikan kedua orangtua korban. Kepada keluarga korban, bupati menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa almarhum Muhammad Irsyad Aljuned.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas tragedi di Kanjuruhan, Malang. Yang mana salah satunya yang meninggal adalah warga Jombang Muhammad Irsyad Aljuned. Semoga amal ibadah seluruh korban diterima oleh Allah SWT dan keluarga korban diberikan ketabahan dan keikhlasan. Yang dirawat di rumah sakit semoga lekas sembuh,” kata Mundjidah.
Bupati berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali. “Kita ikut prihatin dan semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi. Sekali lagi kami sampaikan bela sungkawa atas meninggal Muhammad Irsyad. Dia warga Jombang, pelajar kelas XII SMK Negeri Kudu Jombang,” ujar Bupati Mundjidah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Irsyad Aljuned, warga Dusun Mernung Lor, Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, meninggal saat tragedi Kanjuruhan. Dia menonton pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya di Stadion kanjuruhan Malang pada Minggu (2/10/2022). Jenazah Irsyad tiba di rumah duka Minggu (2/10/2022) sekitar pukul 15.30 WIB dan dimakamkan TPU (tempat pemakaman umum) setempat. [suf]






