Surabaya (beritajatim.com) – Naiknya suku bunga bank ternyata tak berpengaruh banyak pada penjualan rumah tapak terutama segmen rumah di bawah Rp 500 jutaan. Animo tinggi itu terlihat saat pemilihan unit Surya Breeze The Garden.
Cluster ketiga di Surya Breeze yang dikembangkan PT Jayaland ini mencatat ada 250 NUP (Nomor Urut Pemesanan). Namun total unit yang tersedia di Surya Breeze The Garden ini sekitar 237 unit saja.
“Kami menjual Surya Breeze The Garden ini mulai Rp 400 jutaan dan ternyata peminatnya membludak. Ini membuat kami berencana akan membuka tahap keduanya,” beber Enrico, Manager Penjualan PT Jayaland, Sabtu (24/9/2022).
Tak dipungkiri suku bunga bank menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam melakukan pembelian rumah. Tapi berbagai promo yang ditawarkan pihak bank menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
“Saat ini unit yang paling laris adalah tipe standar 36/72 dan sebagian besar pembelinya adalah pasangan muda mulai dari usia 25 – 35 tahun,” tambah Rika Anggriany, Manager Pemasaran PT Jayaland.
Dijelaskan salah satu yang membuat Surya Breeze selalu laris manis saat pembukaan cluster baru, tak terlepas dari konsep hunian menyeluruh yang akan dikembangkan di kawasan Surya Breeze.
Surya Breeze akan dikembangkan total sekitar 50 hektar dan saat ini baru 5 – 6 hektar yang dibagun untuk 3 cluster. Adapun fasilitas yang akan dikembangkan adalah Digital City Forest, River Walk, Children Playground, 1 Km Jogging Track hingga lapangan basket 3 on 3.
[berita-terkait number=”4″ tag=”rumah”]
“Dan khusus di Surya Breeze The Garden ini kami akan lengkapi semua unit rumah dengan saluran PDAM serta listrik underground. Khusus yang NUP dan sudah memiliki pilihan unit juga mendapatkan banyak promo mulai dari gratis bea BPHTB, Biaya KPR, free AJB serta berbagai lucky Dip yang menggiurkan,” tandas Rika.[rea]






