Surabaya (beritajatim.com) – Seorang ibu marah dan melayangkan protes kepada guru anaknya. Dia tidak terima mendapati anaknya didudukkan dekat bocah pengganggu yang telah meninju buah hatinya.
Sang ibu berkomentar ‘Apakah Saya Menjadi Tidak Masuk Akal?’ pada forum di Mumsnet untuk menjelaskan bahwa putranya adalah anak baik. Anaknya telah duduk di sebelah temannya pada awal tahun ini sampai bocah yang mengganggu itu dipindahkan ke sebelahnya.
Dalam postingan tersebut, ibu yang tidak disebutkan namanya itu memprotes guru yang memindahkan anak pengganggu itu untuk duduk di dekat anaknya, juga sudah mengadukannya kepada sekolah.
“Tahun lalu anak saya duduk di sebelah anak laki-laki yang sangat mengganggu yang akan memukulnya sepanjang hari, memukulnya untuk meminta melihat jawaban, biasanya mengalihkan perhatiannya dengan mengetuk dan menendang kursinya dan juga batuk dan meniup di wajahnya dan menarik rambutnya.” ujarnya dalam postingan tersebut.
Selama tahun ajaran terakhir, sang ibu meminta sekolah putranya untuk memindahkannya karena dia mulai membenci sekolah karena duduk di sebelah anak yang mengganggu.
Dia berkata, “Ini hanya setelah tidak ada yang berhasil. Sekolah mengatakan tidak. Akhirnya mereka memindahkan putra saya dan suasana hatinya membaik.”
Namun, tidak banyak yang berubah karena dia sekarang duduk di sebelah anak pengganggu itu sekali lagi dan masalah muncul kembali.
Dia menjelaskan, “Tahun ini, tahun keenam, anak saya senang duduk dengan temannya. Tapi setelah seminggu, anak laki-laki pengganggu dipindahkan ke sebelah anak saya karena dia nakal dan mereka pikir anak laki-laki saya yang pemalu dan berperilaku baik adalah pengaruh yang baik.
“Mungkin memang begitu, tapi anak saya sekarang dipukul, diganggu, ditampar, ditendang, dan ditiup lagi.”
Menurut posting tersebut, para guru mengatakan bahwa mereka belum melihat bukti perilaku anak yang mengganggu terhadap putra wanita itu. Tapi ibu merasa ini hanya karena anak laki-laki menunggu sampai dia bisa lolos begitu saja.
Sang ibu bertanya kepada forum: “Apakah saya tidak masuk akal untuk meminta putra saya pindah? Saya tahu mereka membutuhkan ketahanan tetapi tidak menentang ini.
“Tidak adil dia harus duduk di sebelah anak-anak pengganggu yang menyebabkan dia terluka dan cemas daripada temannya karena dia anak yang baik.” [adg/beq]






