Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji memerintahkan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) segera mencairkan bonus atlet peraih medali di Porprov Jatim VII. Dia mengingatkan sudah ada beberapa atlet yang mengeluhkan bonus tak kunjung cair.
“Saya minta untuk segera dicairkan, ini sudah ditunggu para atlet,” kata Armuji, Selasa (20/9/2022).
Pejabat yang akrab disapa Cak Ji ini menjelaskan alasan mengapa bonus tersebut tak kunjung cair. Kata dia, cabang olahraga (Cabor) dan nomor yang dipertandingkan pada Porprov 2022 ada penambahan.
Selain itu, banyaknya medali yang diperoleh para atlet ini melebihi prestasi pada 2019. Sehingga pemberian bonus kepada para atlet pahlawan olahraga ini membutuhkan penambahan anggaran.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka Pemkot mengajukan alokasi penambahan anggaran melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Sementara saat ini, PAK masih dalah pembahasan bersama DPRD Surabaya.
“Sebenarnya sudah dianggarkan namun atlet yang memperoleh medali bertambah banyak sehingga harus ditambah alokasi untuk bonusnya,” kata Cak Ji.
Cak Ji mengungkapkan, Surabaya merupakan kota yang memiliki kebijakan pro dengan dunia olahraga. Tidak hanya perhatian terhadap atlet-atlet olahraga namun banyaknya fasilitas olahraga dan venue berstandar internasional juga mendukung Surabaya menjadi sport tourism.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Surabaya”]
“Perhatian kita terhadap dunia olahraga secara menyeluruh mulai hulu sampai hilir. Oleh karena itu layak apabila kita menjuarai Porprov Jatim. Semoga ditahun mendatang lebih banyak medali yang diraih,” pungkas mantan Ketua DPRD Surabaya ini.
Seperti diketahui, Kontingen Surabaya menjadi juara umum Porprov VII Jawa Timur 2022 setelah mengantongi 130 medali emas, 99 perak dan 125 perunggu.
Sejak awal Pemkot Surabaya telah menyatakan akan memberikan bonus kepada atlet peraih medali. Bagi atlet tunggal penerima medali emas akan mendapatkan hadiah sebesar Rp32 juta, beregu antara 2-4 orang mendapatkan Rp27,2 juta, dan beregu lebih dari lima orang mendapatkan bonus Rp24 juta.
Untuk peraih medali perak tunggal mendapat bonus Rp16 juta, beregu 2-4 orang Rp13,6 juta dan beregu lebih dari lima orang sebesar Rp12 juta. Sementara peraih perunggu tunggal mendapat bonus Rp8 juta, beregu 2-4 orang sebesar Rp6,8 juta dan beregu lebih dari lima orang Rp6 juta. [asg/beq]






