Surabaya (beritajatim.com) – Saat anak mengalami panas atau demam, tentu hal itu membuat orang tua jadi cemas. Salah-satu cara umum untuk menurunkan demam yang sering dilakukan orang tua adalah dengan mengompresnya. Namun, masih banyak kebingungan di kalangan orang tua, terkait cara mengompres anak, apakah dengan air hangat atau dingin.
Jika anak demam, kompres menggunakan air hangat. Sebab, saat kompres hangat ditempelkan di tubuh, otak akan merespon bahwa suhu badan sedang tinggi, lalu secara otomatis otak menurunkan suhu tubuh menjadi lebih dingin.
Kelenjar dalam otak yang secara otomatis memberi respon saat kompres hangat ditempel di kulit adalah kelenjar hipotalamus. Kelenjar ini juga yang memberi perintah untuk menurunkan suhu lebih dingin.
Namu perlu diperhatikan, jangan gunakan air yang terlalu panas untuk mengompres anak, sebab bisa membakar kulit. Cukup gunakan air hangat saja. Cara mengompres yang tepat ialah dengan menggunakan kain yang halus. Rendam kain ke dalam air hangat, peras sedikit lalu tempelkan pada bagian tubuh yang diinginkan.
Umumnya, suhu pada kain akan cepat dingin saat bersentuhan dengan tubuh yang panas. Maka, lakukan pengulangan dalam merendam kain dengan air hangat. Oh iya, jangan berfokus pada area dahi. Ibu dan ayah bisa meletakkan kain kompres di bagian tubuh lain, seperti: dada, leher, ketiak, kaki, hingga tangan.
Selain mengompres, juga ada cara lain untuk menurunkan demam anak, yakni:
Gunakan hansaplast plester kompres demam
Cara ini hampir mirip dengan metode mengompres di atas. Hanya saja ini lebih modern. hansaplast plester kompres mengandung bahan hydrogel yang bisa mempercepat pemindahan panas dari suhu tubuh ke plester kompres. Tempelkan kompres selama 30 menit.
Berikan obat penurun panas
Jika anak rewel, orang tua bisa mencoba memberikan anak obat penurun panas, seperti ibuprofen atau asetaminofen. Dalam penggunaan obat, pastikan dosis yang digunakan tepat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sakit”]
Pakaikan anak pakaian yang ringan
Seringkali kita menjumpai orang tua memberi pakaian tebal dan menyelimuti anak dengan selimut tebal. Ini adalah cara yang tidak tepat, sebab suhu panas anak jadi tidak bisa keluar dan terperangkap di badan. Gunakan saja pakaian tipis yang nyaman, jika ingin menyelimutinya juga cukup gunakan selimut tipis.
Cukupi kebutuhan cairannya
Saat anak panas, anak akan kehilangan banyak cairan dan mengalami dehidrasi. Untuk memenuhi kebutuhan cairannya, beri anak asupan makanan dan minuman yang bisa mencegah dehidrasi, seperti: buah-buahan, air putih hingga sup. Hindari minuman yang mengandung kafein, misal teh. Karena itu akan membuat anak lebih sering buang air kecil dan kehilangan cairan dalam tubuhnya.
Oke, itulah cara tepat mengompres anak saat demam dan beberapa alternatif lain yang bisa dilakukan untuk menurunkan panas tubuh anak. (Jhn/ian)






