Surabaya (beritajatim.com) – Para pengendara motor wajib waspada ketika berkendara di jalan. Pasalnya, kecelakaan sering terjadi kepada sepeda motor, khususnya pengguna motor matic.
Berdasarkan data Korlantas Polri, sebanyak 73 persen kecelakaan lalin disebabkan oleh sepeda motor. Dalam hal ini, motor matic mengambil peran yang cukup besar dalam kecelakaan lain. Kejadian itu dapat terjadi pada kondisi jalan datar maupun menurun.
Hal ini juga mendapat perhatian khusus dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pihaknya terus mengamati penyebab kecelakaan lalu lintas (lalin) yang sering terjadi dari sisi pengemudi karena kesalahan berbasis keterampilan (skill based error).
Melansir dari laman PMJ News, Plt Sub Komite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) KNKT Ahmad Wildan menjelaskan bahwa skill based error ini sering diperlihatkan pengguna motor jalan tak biasa (substandar), terutama di penampang melintang jalan.
Itu adalah potongan jalan yang tegak lurus pada sumbu jalan yang menunjukkan bentuk serta susunan bagian-bagian jalan yang bersangkutan dalam arah melintang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”motor”]
“Contohnya jalan-jalan penampang melintang jalan banyak kita ditemui. Jalan yang didesain dengan batas maksimal kecepatan 40 km per jam, yang lewat di sana ada truk, bus. Sementara di sana juga ada sepeda motor dan sepeda,” ungkap wildan dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2022).
Dalam keadaan tersebut, Wildan menambahkan, di posisi ini sepeda motor jadi yang paling lemah sehingga rentan alami kecelakaan tabrak depan maupun tabrak belakang. (nap)






