Jember (beritajatim.com) – Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Kebangkitan Bangsa masih didirikan di tingkat pusat. Pembangunan sekber di tingkat daerah masih menjadi inisiatif masing-masing pengurus partai setempat.
“Sampai hari ini kami baru di tingkat nasional. Sementara yang berinisiatif di beberapa daerah, saya persilakan. Tapi konsentrasi koalisi per hari ini di tingkat nasional. Belum ada konsentrasi di tingkat daerah,” kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, usai acara peresmian pembangunan Ma’had Tahfidz Alquran Pintu Langit, Lembaga Pendidikan Perjuangan Islam Bustanul Ulum, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (9/9/2022) sore.
[berita-terkait number=”5″ tag=”muhaimin-iskandar”]
Mengapa? “Memang tahapannya seperti itu. Tapi kalau inisiatif-inisiatif sudah banyak muncul di beberapa daerah. Silakan saja. (Pendirian resmi sekber di tingkat daerah) mungkin awal bulan depan sampai akhir tahun,” kata pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini.
Muhaimin menjelaskan, koalisi Gerindra dan PKB adalah sinergi untuk memajukan bangsa. “(Pembahasan) APBD, pengawasan pembangunan harus diperketat lagi, lebih diperkuat lagi. Lebih produktif lagi antara Gerindra dan PKB, yang di pemerintahan dan legislatif harus kerja keras,” katanya.
Muhaimin membenarkan bahwa di sejumlah pemerintahan daerah, PKB dan Gerindra sudah membangun koalisi. “Saya berharap di Jawa Timur bisa bahu-membahu,” katanya. [wir/kun]






