Sampang (beritajatim.com) – Demonstrasi mahasiswa tentang penolakan kenaikan harga BBM di depan Sekretariat DPRD Sampang berjalan hingga dua hari. Akibat demo tersebut, pagar DPRD Sampang mengalami kerusakan.
Padahal, pagar tersebut dibangun dengan konstruksi cukup kuat. Sisi kanan dan kiri pagar cukup kokoh karena dibuat dari bahan besi.
“Iya rusak, apalagi yang sebelah kanan atau pintu masuk kantor, kondisinya rawan dibobol kerena plat pembatas pagar lepas,” kata salah satu staf DPRD Sampang yang engan disebutkan identitasnya Rabu (7/9/2022).
Sementara untuk mengantisipasi kerusakan agar tidak semakin parah, pagar tersebut diikat dengan kawat. Tetapi, penanganan tersebut sifatnya hanya sementara.
[berita-terkait number=”3″ tag=”harga-bbm-subsidi-naik”]
“Sementara diikat dengan kawat agar plat besi penutupnya tidak lepas,” tegasnya.
Sekedar diketahui, aksi demo penolakan kenaikan harga BBM ke gedung DPRD Sampang, telah berlangsung semenjak Senin (5/9/2022) kemarin. Bahkan masih ada dua aksi demo lagi hingga Kamis besok (8/9/2022). [sar/beq]






