Kediri (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Kediri akan memaksimalkan persiapan menghadapi Porprov Jatim VIII. Salah satu upayanya melalui penjaringan potensi atlet sejak dini.
KONI Kabupaten Kediri sedang menjaring potensi atlet dari cabang olahraga (cabor) baru. Mulai dari Cabor Berkuda hingga Esport.
Dua cabor ini akan dipertandingan perdana pada ajang Porpov Jatim VIII dan KONI Kabupaten Kediri memasang target medali.
Dedi Kurniawan, Ketua Koni Kabupaten Kediri mengatakan, jika saat ini pihaknya tengah mengamati terkait potensi di dua cabor itu. Caranya dengan menggelar turnamen di masing-masing cabor tersebut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kabupaten-Kediri”]”Termasuk gelaran turnamen berkuda yang sebelumnya telah dilakukan. Sedangkan untuk turnamen Esport akan direncanakan digelar pada Oktober 2022 mendatang,” kata Dedi Kurniawan.
Dedi melihat, dua cabor baru tersebut dinilai cukup menjanjikan untuk menambahkan jumlah medali bagi kontingen Kabupaten Kediri di Porprov 2023 ke depan.
Termasuk di cabor berkuda, yang kemarin ia melihat jika Kabupaten Kediri cukup memiliki joki serta kuda-kuda potensial untuk meraih juara.
Saat ini diri, KONI juga tengah membangun cabor seperti billiard, paralayang hingga sepatu roda, yang hingga sekarang ini Kabupaten Kediri belum memiliki cabor tersebut.
“Kita coba mulai hidupkan cabor-cabor itu yang memang seyogyanya di Kabupaten Kediri belum ada. Nah caraya kita akan undang sejumlah komunitas yang ouputnya untuk mendirikan cabor tersebut di Kabupaten Kediri,” ujarnya.
“Dengan bertambahnya sejumlah cabor baru itu di Kabupaten Kediri, harapannya dapat menambah perolehan medali di ajang Porprov nanti,” tutupnya. [nm/kun]






