Lamongan (beritajatim.com) – Usai dipermalukan Persikab Kabupaten Bandung di kandangnya sendiri, pelatih Persela Lamongan Fakhri Husaini angkat bicara.
Diketahui, Laskar Joko Tingkir dipaksa menyerah dengan skor 2-3 oleh tamunya Laskar Dalem Bandung, dalam laga pekan kedua Liga 2 yang digelar di Stadion Surajaya, Minggu (4/9/2022) malam kemarin.
Persela sempat babak belur dihajar 0-2 oleh Persikab di babak pertama melalui gelandang serangnya Malik Prayitno di menit 31 dan Agus Santoso di menit 37.
Sementara di babak kedua, Persikab menambah pundi golnya lewat M. Faisol Yunus di menit 77. Beruntung, Persela mampu memperkecil ketertinggalanya di penghujung laga lewat sepakan Akbar di menit 90+3 serta eksekusi Zulham Zamrun menit 90+4.
Menanggapi gaya permainan Persela yang tertatih-tatih oleh tekanan Persikab saat jalannya pertandingan, Fakhri mengungkapkan bahwa taktik yang diterapkan tidak berjalan dengan baik.
Bahkan, ia menyebut, anak asuhnya banyak melakukan kesalahan yang mendasar hingga membuat tim tamu cukup mudah menyarangkan bola di gawang Persela.
“Persikab layak menang di babak pertama, dengan cara bermain kami yang seperti itu, terlalu longgar, memberikan kesempatan kepada pemain Persikab yang memang memiliki kecepatan untuk melakukan penetrasi ke daerah pertahanan kami,” kata Fakhri.
Pelatih kelahiran Lhokseumawe ini juga menambahkan, meski masih saja kecolongan oleh Persikab, sebenarnya permainan Persela di babak kedua sudah berangsur membaik setelah Fakhri merubah formasi dari 4-3-3 ke 3-5-2.
“Babak kedua kami lebih baik, tapi sayang satu lagi kesalahan dan berbuah gol ketiga Persikab,” imbuhnya.
Fakhri menjelaskan, meski kesalahan-kesalahan mendasar khususnya di lini pertahanan sudah berulangkali dievaluasi dan diperbaiki, namun realitanya hal itu belum mampu memberikan tren positif saat pertandingan.
“Situasi seperti ini sudah sering terjadi, dan kami juga berkali-kali melakukan evaluasi untuk kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Tapi ternyata saya harus bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki kesalahan ini,” tandasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
Meski menyisakan banyak PR, khususnya dalam hal penataan mental pemain, Fakhri tetap mengapresiasi pemain yang telah berjuang sekuat tenaga di sepanjang laga.
“Saya juga terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang sekuat tenaga untuk mengejar ketertinggalan, tapi faktanya kita harus kalah dengan skor 2-3. Kami juga terimakasih kepada suporter yang terus memberikan dukungan selama 90 menit penuh,” ungkapnya.
Sebagai informasi, kekalahan dari Persikab ini membuat Persela sama sekali belum mendapatkan poin, karena di laga perdana juga kalah dari Bekasi City 2-1. Pekan selanjutnya, Persela bakal bertandang ke Persekat Tegal, pada Sabtu 10 September 2022. [riq/but]






