Jombang (beritajatim.com) – Semifinal turnamen bola voli pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Jombang yang digelar di GOR Merdeka berujung ricuh, Rabu (31/8/2022). Ratusan penonton masuki lapangan. Mereka mencabuti matras yang ada di lapangan voli tersebut.
Semifinal bola voli piala bupati ini mepertemukan tim dari SMKN 3 Jombang melawan SMK DB (Dwija Bhakti) Jombang. Ratusan penonton dari dua tim tersebu memadati tribun. Mereka memberikan semangat kepada tim masing-masing. Sorak-sorai silih berganti.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bola-voli”]
Di lapangan, kedua tim saling serang. Saling berebut poin. Smash-smash keras ditunjukkan. Karena itu pula, pertandingan berlangsung hingga 5 set dan dimenangkan SMKN 3. Yakni dengan skor 3-2. Nah, saat pertandingan berakhir itulah penonton memasuki lapangan.
Mereka berteriak-teriak sembari merusak matras di lapangan tersebut. “Penonton masuk lapangan saat pertandingan berakhir. Matras lapangan voli dirusak. Semifinal dimenangkan SMKN 3 Jombang dengan skor 3-2,” ujar Dian, salah satu penonton yang mengabadikan momen kericuhan tersebut.
Sejumlah wartawan yang hendak meliput kericuhan tersebut sempat dihalang-halangi oleh guru dari sekolah itu. Sempat bersitegang. Namun situasi mereda ketika Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat datang ke GOR Merdeka Jombang. [suf/kun]







