Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti memandang baik antusias warga dalam menyelenggarakan giat jalan sehat dan senam selama bulan kemerdekaan. Tidak terhitung lagi banyaknya acara jalan santai yang telah terselenggara dalam rangka memperingati HUT ke-77 Indonesia ini.
Legislator PKS itu mengatakan bahwa sejak awal Agustus lalu, ia telah menghadiri berbagai undangan kegiatan jalan santai. Sebagaimana pula acara jalan sehat yang ia ikuti pada Minggu pagi di Jalan Inspeksi RT V/RW VI, Karah, Jambangan.
Serentak, mulai dari pekan pertama hingga terakhir di bulan kemerdekaan tersebut, terlihat warga berduyun-duyun mengikuti keseruan agenda jalan sehat di daerah tempat tinggal masing-masing dan secara bergilir terlaksana dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Semarak jalan sehat di momen Agustusan ini pun ditangkap Pimpinan DPRD Kota Surabaya itu sebagai sinyal positif masyarakat dalam membiasakan diri untuk memiliki pola hidup sehat. “Jadi sebenarnya ini sebuah momentum juga untuk membudayakan gaya hidup sehat dengan kegiatan olahraga bersama dengan warga, apakah itu jalan sehat ataupun senam,” kata Reni di Surabaya, Minggu (28/8/2022).
Reni menyebutkan bahwa selama perjalanan menuju ke lokasi kegiatan dia melihat banyak acara serupa di berbagai titik lain yang tersebar di Kota Pahlawan. Menurut Reni, hal demikian menandakan masyarakat memiliki kesadaran berolahraga yang bagus dan dapat terus berkelanjutan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”jalan-sehat”]
“Dari rumah ke wilayah karah di Kecamatan Jambangan itu saya juga ngelewatin ya giat-giat jalan sehat, giat-giat senam warga, tentu ini sesuatu yang sangat-sangat baik, warga guyup rukun,” katanya.
Tokoh perempuan Surabaya itu menilai bahwa hal demikian semakin memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan Surabaya sebagai kota sehat. “Kita perkuat Surabaya sebagai kota sehat di samping dengan pelayanan kesehatan yang mana DPRD juga mendorong kepada Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memberikan pelayanan yang terjangkau dan berkualitas ya,” jelasnya.
“Dengan UHC, jaminan kesehatan semesta, warga tidak perlu mengeluarkan pembiayaan untuk premi BPJS karena dibayar oleh APBD Kota Surabaya, kita terus dorong pelayanan yang terjangkau dan berkualitas di fasilitas kesehatan yang ada di Surabaya,” tambahnya. [asg/suf]






