Jombang (beritajatim.com) – Farid Kurniawan Aditama terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jombang. Muscab (Musyawarah Cabang) ini digelar di rumah makan Yusro Lestari, Tembelang, Rabu (24/8/2022).
Selain dihadiri perwakilan pengurus anak cabang (PAC) HKTI yang ada di 21 kecamatan, muscab tersebut juga dihadiri pengurus DPD HKTI Jatim. Salah satunya Bendahara HKTI Jatim Aris Yuli Setianto. Sedangkan Muscab dipimpin oleh Bambang Budi Yuwono. Mekanisme, masing-masing PAC menyetorkan surat mandat. Dalam surat tersebut memcantumkan nama kandidat ketua yang diusulkan.
Dari 21 PAC se-Kabupaten Jombang, mereka kompak mengajukan nama Farid Kurniawan, warga Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang, sebagai ketua. Gayung pun bersambut Farid mengantongi surat rekomendasi dari DPD HKTI Jatim. Tentu saja, Farid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Jombang periode 2021-2026 menggantikan ketua sebelumnya.

Setelah itu dibentuk tim formatur yang tugasnya menyusun struktur kepengurusan secara lengkap paling lambat 30 hari setelah Muscab. Tim formatur diketuai oleh Farid, sedangkan anggotanya Pendik (DPD HKTI Jatim), Bambang Budi Yuwono, Hasan Sholahudin, serta Akbar Raya Tomat.
Ketua HKTI Jombang terpilih Farid Kurniawan menjelaskan, sesuai pesan dari DPD HKTI Jatim, pihaknya siap memajukan sektor pertanian yang ada di Jombang. Yakni dengan semangat guyub rukun serta mugunani atau memberikan manfaat. Selain itu, HKTI Jombang juga siap bersinergi dengan pemerintan setempat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”hkti”]
“Artinya kami siap menjadi jembatan antara petani dengan Pemkab Jombang. Ini linear dengan apa yang dipesankan oleh ibu Bupati Jombang. Kami juga siap menjadi jembatan bagi petani dengan lembaga pendidikan tinggi,” ujar Farid dalam sambutan pertamanya.
Farid juga menegaskan bahwa pihaknya memiliki visi melibatkan generasi milinial dalam bidang pertanian. Dengan begitu, sektor pertanian tetap dekat dengan generasi muda. “Pelibatan kalangan milenial itu bisa di bidang riset maupun pemasaran,” pungkas Farid. [suf/but]






