Surabaya (beritajatim.com) – Marselino Ferdinan menunjukkan performa terbaiknya di hadapan 20 ribu suporter Persebaya melawan PSIS Semarang di laga keenam Liga 1, Selasa (23/8/2022) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Gol tunggal Marsel membuat Persebaya terselamatkan untuk turun klasemen melawan tim Mahesa Jenar. Duel adik dan kakak ini terlihat sangat menonjol di pertandingan. Hal ini terlihat beberapa kali Marselino melakukan tekling kepada pertahanan sang kakak, Oktavianus Fernando ketika berusaha melewati permainannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Bahkan terlihat beberapa kali Marsel jahil kepada sang kakak dengan tersenyum dan membisikkan sesuatu ketika break pemain cidera maupun break kesalahan pemain. Pemain berusia 17 tahun ini menceritakan jika ia sengaja meledek sang kakak dengan gaya lelucon khas kota Surabaya. “Ya saya senang bisa ngalahin kakak saya, saya ledekin aku dapat warisan karena bisa mengalahkan kamu,”ungkap Marsel.
Untuk itu, kemenangan yang dirasakan ini tak bisa membendung rasa gembiranya hingga pemain jebolan timnas ini melepas jerseynya usai mencetak gol dan selebrasi kepada para suporter bonek dan bonita. “Ini saya baru pertama kali ini bermain di tonton puluhan ribu suporter dan saya tadi juga baru emosional sekali selebrasi sambil buka baju dan ngga mikir bakal kena kartu kuning,”ungkap Marsel.
Gol tunggal Marselino Ferdinan di menit ke 90+4 menjadi pemecah kebuntuan Persebaya sepanjang laga. Bajol ijo berhasil memenangkan laga home di pekan keenam, Selasa (23/8/2022). (way/kun)






