Pamekasan (beritajatim.com) – Produk Batik Ecoprint menjadi salah satu pilihan program mahasiswa peserta Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Pamekasan.
Bahkan sebagai langkah dan upaya merealisasikan program tersebut, mahasiswa peserta PKN dari Kelompok 9, menggandeng Pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga (PKK) desa setempat.
Salah satunya melalui program pelatihan memproduksi Batik Ecoprint yang diikuti sejumlah masyarakat Desa Bajang, khususnya kelompok ibu-ibu PKK desa setempat.
“Pelatihan ini kami harapkan terus berkesinambungan, artinya tidak cukup hanya sekedar pelatihan semata. Tetapi kami harapkan dapat menghasilkan produk yang dapat meningkatkan sektor ekonomi masyarakat,” kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Pos 9 PKN IAI Al-Khairat Pamekasan, Matnin, Senin (22/8/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”iai-al-khairat”]
Diakuinya, pemilihan produk batik ecoprint dinilai tepat karena keberadaan bahan dasar yang mudah didapat khususnya di desa setempat. “Bahan-bahan dan peralatan yang dipilih cukup sederhana, yakni dengan mengunakan bahan-bahan dasar yang ada di alam sekitar,” ungkapnya.
“Dari itu kami sangat berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di Desa Bajang, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu peningkatan kesejahteraan dari sektor ekonomi di desa,” jelasnya.

Sementara Ketua PKK Desa Bajang, Qamariyah menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi atas gagasan dari peserta PKN. “Pelatihan ecoprint yang dilakukan adik-adik PKN justru memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi kami, khususnya di bidang ecoprint,” ungkapnya.
“Kedepan kita juga harapkan agar program ini segera ditindaklanjuti, sekaligus dijadikan sebagai program PKK di Desa Bajang. Apalagi dengan semangat dan antuasiasme teman-teman PKK saat pelatihan berlangsung,” pungkasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”mahasiswa-mengabdi”]
Sebelumnya Desa Bajang, Pakong, merupakan salah satu desa potensial di Pamekasan. Salah satunya melalui potensi destinasi wisata alam, yakni Bukit Brukoh dan Wisata Sawah dibawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Moh Mokri.
Bahkan saat ini, Desa Bajang, juga terdaftar sebagai satu dari 8 (delapan) desa berbeda yang dinyatakan lolos tahap seleksi dalam program perlombaan Desa Tematik yang digagas Pemkab Pamekasan.
Selain Desa Bajang, juga terdapat 7 (tujuh) desa lain yang dinyatakan lolos seleksi Desa Tematik 2022. Meliputi Desa Kertagenah Tengah, Kadur, Desa Pademawu Timur, Pademawu, Desa Panempan, Pamekasan (Kota), Desa Rek Kerrek, Palengaan, Desa Sotaber, Pasean, Desa Toket, Proppo, Desa Waru Barat, Waru. [pin/kun]






