Kediri (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Kediri masa khidmat 2022-2026 hari ini dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PW ISNU Jawa Timur Profesor Mas’ud Said.
Proses pelantikan PC ISNU Kabupaten Kediri sekaligus Orasi Kebangsaan ini berlangsung di Gedung Auditorium Perpustakaan IAIN Kediri, pada Minggu (21/8/2022). Hadir dalam agenda ini, sejumlah pengurus PW ISNU Jawa Timur, Ketua PCNU Kabupaten Kediri KH. Muhammad Ma’mun, KH Busrol Karim Abdul Mughni, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Kediri, sejumlah pengurus PCNU Kabupaten Kediri dan badan otonom NU Kabupaten Kediri.
Dalam kesempatan itu, Profesor Mas’ud Said menyampaikan orasi kebangsaan dan pesan-pesan kepada pengurus PC ISNU Kabupaten Kediri. Salah satunya tentang komitmen untuk tetap berada di jalur independen dan tidak terlibat dalam aksi dukungan terhadap pasangan calon dalam Pemilu 2024 nanti.
“ISNU profesional, bisa menempatkan diri. Untuk event-event bahkan sebetulnya kawan-kawan di KPU (Komisi Pemilihan Umum), Panwas maupun Panwascam itu juga banyak yang ISNU baik kota maupun kabupaten, dan itu bukan hal yang baru,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kabupaten-Kediri”]Namun demikian, jika ada kader dari ISNU yang ingin maju berkiprah terjun dipanggung politik pihaknya tentu tidak akan melarang dan mempermasalahkan hal tersebut. Hanya saja secara organisasi menurut Profesor Mas’ud Said ISNU tetap Independen.
“Kalau kader dari calon ISNU kita tidak mempermasalahkan dan tidak melarang. Kecuali yang di PP dan PW kayak saya sekarang ini. Kalau mau nyalon ya pasti harus diserahkan sementara kepada Sekretaris atau Wakil Ketua agar tetap Independen,“ lanjutnya.
Sementara itu, dalam pelantikan hari ini Profesor Mas’ud Said juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua PC ISNU Kabupaten Kediri Sholihuddin dan para pengurus 2022-2026 yang resmi dilantik hari ini. “Setelah tempo hari melaksanakan Konfercab terpililah sahabat-sahabat saya pak Salahudin dan temannya,” jelasnya.
Dalam pelantikan itu ada tiga hal yang ditegaskan oleh Profesor Mas’ud Said yakni soal kesetiaan mengurus organisasi secara serius atau sungguh sungguh, menguatkan Nahdatul Ulama melalui kegiatan cendikiawan di ISNU. “Tak kalah penting dapat membangun organisasi yang lebih profesional, lebih diterima dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu dalam waktu dekat, Ketua PC ISNU Kabupaten Kediri terpilih Sholihuddin akan segera melaksanakan kegiatan yang mencakup tujuh bidang. “Yang pertama kita memprogramkan kegiatan berupa kajian pemikiran keagamaan, ke Islaman dan keNuan. Kemudian kita kita ada aksi nyata mengadakan kegiatan terutama mendekati Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang,” kata Sholihuddin.
Yang terpenting lagi, dirinya akan melakukan penguatan organisasi Badan Otonom Nahdatul Ulama (NU) yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pada kelompok sarjana dan kaum intelektual tersebut dengan membentuk beberapa PAC di Kabupaten Kediri. [nm/kun]







